Pesan Menyentuh Ikang Fawzi ke Chiki: Ayah tak Butuh Pahlawan, Cukup Anak Pulang Selamat

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Sabtu, 11 April 2026 – 08:00 WIB

Penyanyi senior Ikang Fawzi hadir melepas sang putri, Chiki Fawzi dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla (GSF) 2026. (Dokumentasi: Inilah.com/ Harris Muda)

Penyanyi senior Ikang Fawzi hadir melepas sang putri, Chiki Fawzi dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla (GSF) 2026. (Dokumentasi: Inilah.com/ Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Momen perpisahan di bandara selalu punya rasa yang khas. Campuran antara bau karpet terminal, bising pengumuman keberangkatan dengan berbagai bahasa, hingga dekap yang enggan dilepas.

Rasa campur aduk itu tergambar dalam momen pelepasan influencer sekaligus putri dari penyanyi senior Ikang Fawzi yakni Marsha Chikita Fawzi atau yang akrab disapa Chiki Fawzi.

Sore itu, Rabu (8/4/2026), Chiki dijadwalkan bertolak ke Barcelona, Spanyol untuk bergabung bersama misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 guna menembus blokade Gaza, Palestina.

Tak sendirian, Chiki tergabung dalam satu rombongan yang dikepalai Ketua Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Maimon Herawati, aktor Adhin Abdul Hakim, Dewan Pengarah GPCI Muhammad Husein, serta relawan lainnya seperti Shafawi dan Gandi.

Suasana mendadak haru ketika Ikang Fawzi, ayah dari Chiki datang menemuinya di depan pintu keberangkatan Terminal 3 Keberangkatan Internasional, Soekarno-Hatta, Tangerang. Terminal keberangkatan yang saat itu riuh, mendadak meredup, dalam sebuah pelukan dan kecupan di kening sang putri.

Sosok putri di hadapannya tengah memanggul ransel berat, dan siap bergegas meninggalkannya untuk terbang dalam misi kemanusiaan.

“Doain ya doain. Sudah (diizinkan berangkat-red). Fokus pada tujuannya. Ini kan misi perdamaian, sesuai pada tupoksi, jadi lakukan itu dengan penuh perdamaian. Tunduk pada program dan aturan yang ada,” pesan Ikang sembari merangkul sang putri.

Seorang ayah memang jarang memiliki kemewahan air mata yang tumpah ruah. Kesedihannya lebih sering berupa pelukan, rangkulan, atau sekadar tepukan di kepala ritme tak beraturan. Atau terkadang bisa berupa pertanyaan-pertanyaan ringan seperti, ‘Paspormu sudah aman?’ atau ‘Jangan lupa berkabar kalau sudah sampai’.

Namun sore itu, pesan yang disampaikan Ikang terasa lebih dalam. Ia tidak ingin anaknya melangkah melampaui batas kemampuan, apalagi menjadikan risiko sebagai kebanggaan.

“Toh kalau nanti menemukan sesuatu yang kira-kira membahayakan ya surrender saja, karena tujuannya itu (perdamaian). Saya tidak pernah bangga anak saya jadi pahlawan, saya juga enggak kepengen,” kata dia.

Musisi senior itu berharap sang anak dapat mewujudkan cita-citanya dan berperan sesuai kemampuannya, termasuk berkontribusi dalam membuka jalan menuju kemerdekaan di Gaza, Palestina.

Ia menilai peran tersebut sudah cukup, mengingat Chiki bukan seorang tentara dan memiliki batas kemampuan sebagai warga sipil.

“Dia bukan tentara. Dia manusia biasa, lakukan lah itu dengan kemampuan dan tupoksi yang sesuai,” tuturnya.

Bagi Ikang, keberangkatan ini bukan soal keberanian semata, melainkan tentang bagaimana kemanusiaan dijalankan dengan batas yang disadari.

Ikang pun berharap misi tersebut dapat membawa hasil nyata, terutama dalam membuka blokade Gaza. Di tengah situasi konflik yang dinilai mulai mengalami perubahan, ia melihat momentum saat ini sebagai peluang untuk mendorong terbukanya akses kemanusiaan.

Di tengah harapan itu, terselip pula pesan sederhana yang justru menjadi paling penting bagi seorang ayah.

“Chiki ya jaga diri, tahu diri, jangan lakukan hal-hal di luar kemampuan dan tupoksi yang ada. Ayah enggak pernah bangga kamu jadi pahlawan, Ayah sudah bangga dengan kamu yang sekarang saja yang memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi tapi optimal,” katanya.

“Tanda-tanda bahaya itu benar-benar dilihat karena ini zona perang. Kalau Allah mengizinkan maka akan berhasil, kalau tidak sampai itu berhasil juga karena kamu orang Indonesia yang berangkat ke sana. Jadi tidak ada kata tidak berhasil,” ujarnya melanjutkan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang