Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau salah satu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). (Foto: Instagram Sakti Wahyu Trenggono)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menegaskan stok perikanan nasional dalam kondisi aman. Melalui akun Instagram @kkpgoid, ia menyatakan pasokan ikan dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan ikan nasional periode April-Juni 2026 juga dalam kategori aman, dengan memantau ketersediaan stok ikan di kota-kota besar seperti Jakarta, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, dan Surabaya,” kata Trenggono, dikutip Senin (13/4/2026).
Data ketersediaan terhadap kebutuhan di sejumlah kota menunjukkan angka surplus. Jakarta tercatat 104 persen, Surabaya 109 persen, Bandar Lampung 115 persen, Palembang 104 persen, Medan 105 persen, Banjarmasin 104 persen, Makassar 111 persen, dan Ambon mencapai 118 persen.

Trenggono menjelaskan bahwa KKP melakukan berbagai langkah penguatan ketahanan pangan dari sektor laut. Hal ini mencakup pengembangan budi daya lewat peningkatan kualitas benih dan pakan, serta pembangunan sentra produksi perikanan.
“Meningkatkan produktivitas nelayan melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, SPBUN, hingga modernisasi sarana penangkapan ikan,” jelas Trenggono.
Selain itu, KKP juga membangun sistem rantai dingin di pusat-pusat pendaratan ikan guna menjaga stok dan mutu produk. Di sisi hilir, pemerintah berupaya meningkatkan konsumsi ikan domestik melalui berbagai program.
“Lalu meningkatkan konsumsi ikan dalam negeri melalui program Makan Bergizi Gratis dan kampanye ‘Gemarikan’ dengan produk olahan ikan yang bervariasi dan sesuai dengan minat masyarakat,” pungkasnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













