Kunker ke Lampung, Gus Ipul Tekankan Pemutakhiran DTSEN dan Bansos Tepat Sasaran

Nebby Medium.jpeg

Sabtu, 25 April 2026 – 23:25 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Provinsi Lampung. Acara berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Dok Kemensos).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Provinsi Lampung. Acara berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Dok Kemensos).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bantuan sosial (bansos) harus disalurkan secara tepat sasaran dan tidak sekadar bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian penerima manfaat.

Menurut dia, upaya tersebut bergantung pada kualitas data yang akurat serta penguatan program pemberdayaan sosial sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

Pemerintah saat ini terus memperkuat kualitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar intervensi kebijakan lebih efektif dan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka pembangunan sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026).

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amrullah, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah. Hadir pula unsur kecamatan, perangkat daerah, tenaga kesejahteraan sosial, hingga operator kelurahan.

“Kita mutakhirkan (DTSEN) secara bersama, SDM untuk pemutakhiran kita perkuat, terutama kolaborasi antara operator data desa dengan RT, RW, dan unsur-unsur di dalam desa maupun kelurahan. Nanti juga bekerja sama dengan pilar-pilar sosial kami, salah satunya adalah para pendamping PKH,” kata Gus Ipul.

Ia menekankan bahwa akurasi data menjadi kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial.

“Pertama, datanya harus akurat agar bansosnya tepat sasaran. Kedua, bansos yang diterima masyarakat itu harus memberdayakan,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan, bansos tidak boleh berhenti pada tahap penyaluran. Program tersebut harus diikuti dengan langkah pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat dapat meningkatkan kesejahteraan dan mandiri secara ekonomi.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam penyaluran bansos, terutama karena data penerima yang belum sepenuhnya mutakhir. Untuk itu, pemerintah terus melakukan konsolidasi dan penyesuaian data penerima.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf disambut hangat oleh anak-anak saat kunjungan kerja di Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026). Kehadiran Gus Ipul disambut antusias melalui berbagai penampilan siswa yang menunjukkan semangat dan keceriaan. (Foto: Dok Kemensos).

“Maka selama satu tahun terakhir ini, kita betul-betul melakukan konsolidasi, (dengan) mengalihkan dari mereka yang tidak memenuhi kriteria kepada mereka yang memenuhi kriteria. Maka pemutakhiran dari daerah dan desa penting,” jelasnya.

Dalam proses pembaruan DTSEN, Kementerian Sosial menyiapkan dua jalur, yakni formal dan partisipatif. Jalur formal memungkinkan masyarakat mengajukan pembaruan melalui RT/RW dan operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan, yang kemudian diverifikasi melalui musyawarah dan pengecekan lapangan.

Sementara itu, jalur partisipatif dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, pendamping PKH, Command Center 021-171, hingga layanan WhatsApp 08877-171-171. Seluruh data yang masuk akan diverifikasi oleh BPS dan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan.

Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amrullah menyatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti arahan tersebut.

“Apa yang disampaikan oleh Pak Menteri tadi ini menjadi catatan kami terkait mengenai masalah data, segera nanti kita tindak lanjuti,” kata Deddy.

Sebelum acara inti, kehadiran Gus Ipul disambut penampilan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari pidato berbahasa Inggris dan Arab hingga paduan suara.

Kegiatan juga diisi penampilan puisi serta metode pembelajaran interaktif oleh guru matematika menggunakan papan tulis digital. Acara ditutup dengan dialog dan sesi kebersamaan bersama para pilar sosial.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang