Komisaris Utama Telkomsel Diaz Hendropriyono mengapresiasi langkah Go Green Telkomsel, termasuk program daur ulang e-waste dan pengurangan emisi karbon.. (Foto: inilah.com/Diana Rizky)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz F. M. Hendropriyono mengapresiasi langkah Telkomsel dalam menerapkan berbagai program keberlanjutan dan ramah lingkungan sejak 2023.
Apresiasi tersebut disampaikan Diaz dalam konferensi pers bertajuk “Telkomsel Impact in 2025: Empowering Future Generations” yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
Menurut Diaz, meski Telkomsel bukan perusahaan yang bergerak di sektor ekstraktif seperti pertambangan atau migas, operator telekomunikasi terbesar di Indonesia itu telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan prinsip keberlanjutan atau sustainability.
“Kami apresiasi juga perusahaan-perusahaan seperti Telkomsel walaupun perusahaan ini bukan perusahaan ekstraktif ya, tetapi sudah mulai go green, sudah mulai memperhatikan sustainability,” kata Diaz.
Ia menyoroti upaya Telkomsel dalam mengelola emisi karbon yang menurutnya berada pada kisaran 1,7 juta ton. Angka tersebut dinilai jauh lebih kecil dibandingkan emisi yang dihasilkan perusahaan energi dan minyak global.
“Dan saya baca tadi emisinya kalau enggak salah 1,7 juta ton,” ujarnya.
Diaz membandingkan capaian tersebut dengan perusahaan-perusahaan energi besar dunia seperti Chevron dan Saudi Aramco yang menghasilkan emisi karbon dalam jumlah jauh lebih besar.
Selain pengelolaan emisi, Diaz juga mengapresiasi berbagai program pengelolaan limbah elektronik yang dijalankan Telkomsel, termasuk e-waste recycle dan sim card recycle. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan perusahaan berada di jalur yang tepat dalam mendukung agenda keberlanjutan.
“Dan kenapa saya bilang ini di jalan yang benar, karena by being sustainable, perusahaan pasti value-nya akan naik,” katanya.
Diaz menilai tren keberlanjutan kini semakin penting bagi dunia usaha karena mulai menjadi pertimbangan utama konsumen, khususnya generasi muda. Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan membuat produk dan layanan yang menerapkan prinsip ramah lingkungan memiliki nilai tambah di mata pelanggan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap program Jaga Bumi yang menjadi salah satu pilar keberlanjutan Telkomsel. Program tersebut berfokus pada pengurangan sampah, pengelolaan limbah elektronik, serta upaya menekan emisi karbon dari aktivitas operasional perusahaan.
Menurut Diaz, langkah-langkah tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Jadi saya rasa ini sudah paling benar dan kami sebagai Komisaris Utama, juga ingin memastikan bahwa Telkomsel will stay in this right path dan in this right track,” tegasnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













