Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Foto: ANTARA/Imamatul Silfia/am).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) segera mengidentifikasi serta mengajukan klaim asuransi atas Barang Milik Negara (BMN) yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Menkeu telah mengeluarkan surat edaran kepada Kementerian/Lembaga (K/L) ini untuk segera mengidentifikasi dan melakukan percepatan pengajuan klaim asuransi BMN bagi K/L yang telah mengasuransikan BMN-nya,” ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Jakarta, dikutip Minggu (21/12/2025).
Suahasil menjelaskan, klaim asuransi tersebut akan diterima dalam bentuk dana tunai. Dana itu nantinya dapat dimanfaatkan untuk membangun kembali gedung maupun infrastruktur BMN yang mengalami kerusakan akibat bencana. Proses pengajuan klaim akan dilakukan dengan koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Jadi, kalau BMN diasuransikan kepada perusahaan asuransi dan sekarang terkena bencana itu bisa kita klaim asuransinya uang klaimnya bisa digunakan untuk membangun kembali,” kata dia.
Selain mendorong percepatan klaim, Suahasil menyebut pihaknya juga akan melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan proses tersebut berjalan optimal. Ke depan, ia berharap seluruh BMN dapat diasuransikan sebagai bagian dari mitigasi risiko terhadap kerusakan akibat bencana alam.
“Ini adalah pengalaman baik untuk karena ke depan harusnya barang BMN sebaiknya kita asuransikan. Jangan sampai ada bencana yang tidak kita inginkan maka risiko-risiko kita sebagian bisa tercover asuransi,” tutur dia.














