Indonesia–Prancis Perkuat Kerja Sama Kebudayaan, Fokus Museum hingga Industri Kreatif

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 24 April 2026 – 17:53 WIB

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon (kiri) berfoto bersama Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard usai pertemuan bilateral di Paris, Jumat (24/4/2026). (Foto: Kemenbud)

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon (kiri) berfoto bersama Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard usai pertemuan bilateral di Paris, Jumat (24/4/2026). (Foto: Kemenbud)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemerintah Indonesia dan Prancis memperkuat kemitraan strategis di bidang kebudayaan melalui kerja sama lintas sektor yang mencakup museum, warisan budaya, industri kreatif, hingga mobilitas talenta. Penguatan ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard di Paris, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan ini merupakan bagian dari implementasi Joint Cultural Strategy atau Borobudur Declaration yang disepakati kedua negara pada 2025. Kedua pihak menegaskan komitmen memperluas kolaborasi yang terstruktur dan berdampak jangka panjang.

Fadli Zon menegaskan posisi strategis Prancis dalam pengembangan kebudayaan Indonesia di Eropa. “Indonesia memandang Prancis sebagai salah satu mitra budaya terpenting di Eropa. Sejak 2025, kami telah membangun kerja sama yang semakin konkret, terstruktur, dan berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Catherine Pégard menilai kemitraan kedua negara semakin solid dan relevan dengan perkembangan global. 

“Prancis dan Indonesia memiliki kemitraan budaya yang semakin kuat dan konkret. Kami ingin melanjutkan momentum ini melalui kerja sama yang mempertemukan warisan budaya, penciptaan kontemporer, mobilitas profesional, dan penguatan ekosistem kebudayaan,” katanya.

Di sektor warisan budaya, kerja sama diarahkan pada pengembangan situs Candi Borobudur dan Candi Prambanan, serta pembentukan Museum Academy di Indonesia. Perjanjian kerja sama juga melibatkan lembaga seperti École du Louvre dan Indonesian Heritage Agency, serta Centre des Monuments Nationaux dengan InJourney.

Kolaborasi turut mencakup riset artefak Hindu-Buddha dan program mobilitas profesional, termasuk penempatan tenaga ahli Indonesia di museum-museum di Paris.

Di bidang industri budaya, kedua negara memperluas kerja sama pada sektor film dan animasi. Program Indonesia–France Film Lab serta rencana partisipasi Indonesia dalam Festival Film Cannes 2026 dan Annecy International Animation Film Festival menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring global industri kreatif nasional.

Pada sektor literasi, kerja sama diperkuat melalui program Choix Goncourt Indonésie dan Read Indonesia yang mencakup penerjemahan, residensi penulis, hingga pertukaran sastra lintas negara.

Selain itu, mobilitas talenta menjadi fokus utama melalui peluang pertukaran mahasiswa dan profesional kebudayaan. Langkah ini diharapkan memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperluas diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Penguatan kerja sama ini menegaskan kebudayaan sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral Indonesia–Prancis, dengan dampak tidak hanya pada pelestarian budaya, tetapi juga pertumbuhan ekonomi kreatif dan diplomasi internasional.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang