Hasil Serie A: Blunder Fatal Jay Idzes, Juventus Gilas Sassuolo 3-0

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 7 Januari 2026 – 05:53 WIB

Jay Idzes berebut bola dengan gelandang Juventus asal Italia bernomor punggung 21, Fabio Miretti, selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan Juventus di stadion Mapei - Città del Tricolore di Reggio Emilia, pada 6 Januari 2026. (Foto: AFP via Getty Images)

Jay Idzes berebut bola dengan gelandang Juventus asal Italia bernomor punggung 21, Fabio Miretti, selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sassuolo dan Juventus di stadion Mapei – Città del Tricolore di Reggio Emilia, pada 6 Januari 2026. (Foto: AFP via Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Juventus meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo pada lanjutan Serie A di Mapei Stadium, Sassuolo, Selasa (6/1/2026) malam waktu setempat. Sorotan utama tertuju pada Jonathan David, yang menebus kegagalan pekan lalu dengan kontribusi krusial berupa satu gol dan satu assist.

Hasil ini membuat Juventus kembali menunjukkan daya saing mereka di papan atas. Setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Lecce akhir pekan lalu—laga di mana David gagal mengeksekusi penalti—Bianconeri tampil jauh lebih tajam dan dominan sejak menit awal.

Juventus datang ke Sassuolo dengan kondisi skuad pincang. Sejumlah pemain inti seperti Dusan Vlahovic, Federico Gatti, Daniele Rugani, hingga Arek Milik harus absen karena cedera. Situasi itu membuat pelatih Luciano Spalletti kembali mengutak-atik komposisi tim, termasuk menarik Teun Koopmeiners ke lini belakang dan memberi kesempatan Fabio Miretti tampil sejak awal.

Dominasi Juventus langsung terasa. Kenan Yildiz dan Khephren Thuram beberapa kali menguji refleks kiper Sassuolo Arijanet Muric. Tekanan beruntun akhirnya berbuah gol pembuka pada menit ke-16, meski dengan cara yang kurang beruntung bagi tuan rumah. Bek Sassuolo Tarik Muharemovic salah mengantisipasi umpan silang Pierre Kalulu dan justru membelokkan bola ke gawang sendiri.

Sassuolo makin tertekan, apalagi mereka juga kehilangan Kristian Thorstvedt akibat cedera bahu setelah benturan dengan Koopmeiners. Juventus terus mengepung, tetapi baru menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Umpan panjang kiper Michele Di Gregorio disambut Miretti, yang berlari melewati dua bek sebelum menaklukkan Muric.

Satu menit berselang, Jonathan David memastikan kemenangan Juventus. Penyerang asal Kanada itu memanfaatkan kesalahan fatal bek Sassuolo Jay Idzes, lalu dengan tenang mengecoh Muric sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol Serie A pertamanya setelah puasa selama 16 pertandingan, sekaligus membungkam isu keretakan hubungannya dengan rekan setim.

Juventus nyaris menambah gol keempat, namun peluang David kali ini melambung di atas mistar. Di sisi lain, Sassuolo baru memberi ancaman serius di menit-menit akhir, tetapi Di Gregorio tampil sigap mengamankan gawangnya.

Kemenangan 3-0 ini menjadi pernyataan tegas Juventus di awal tahun. Selain tiga poin, laga di Sassuolo juga menandai kebangkitan Jonathan David—sebuah sinyal penting bagi Bianconeri yang tengah berjuang menjaga konsistensi di tengah badai cedera.