Hari Pertama di Indonesia, Ratu Maxima Belajar Batik di Laweyan Solo

Nebby Medium.jpeg

Rabu, 26 November 2025 – 00:36 WIB

Ratu Maxima mencoba langsung membatik di Kampung Batik Laweyan, Solo, Selasa (25/11/2025), saat kunjungan resminya untuk melihat langsung usaha mikro dan inklusi keuangan di Indonesia. (Foto: Inilahjateng/Khalik Ali).

Ratu Maxima mencoba langsung membatik di Kampung Batik Laweyan, Solo, Selasa (25/11/2025), saat kunjungan resminya untuk melihat langsung usaha mikro dan inklusi keuangan di Indonesia. (Foto: Inilahjateng/Khalik Ali).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kunjungan Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti membawa suasana berbeda ke Kampung Batik Laweyan, Solo, Selasa (25/11/2025). Dalam rangkaian misinya sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, Ratu Maxima meninjau langsung aktivitas ekonomi mikro para perajin batik binaan Amartha.

Ratu Maxima disambut para pembatik dan tampak berinteraksi akrab saat melihat proses produksi batik. Ia bahkan sempat mencoba membatik mengikuti arahan perajin lokal.

“Ini hari pertama saya di Indonesia. Di Solo saya bertemu banyak orang hebat—pekerja garmen, pelajar yang merancang masa depan mereka, hingga kelompok ibu-ibu pembuat batik yang melalui usaha kecil mampu menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak mereka,” ujar Ratu Maxima, dikutip dari Inilahjateng.

Ia menjelaskan, kunjungan ini bertujuan memahami tantangan finansial yang dihadapi pelaku usaha kecil, mulai dari mengatur pendapatan bulanan hingga menyiapkan kebutuhan jangka panjang seperti rumah dan pensiun. Meski inklusi keuangan Indonesia meningkat, ia menilai akses ke rekening bank belum menjamin perlindungan finansial masyarakat rentan.

“Indonesia sudah mengalami kemajuan besar dalam inklusi keuangan. Lebih dari 80 persen penduduk memiliki rekening bank. Namun akses saja belum cukup—masyarakat membutuhkan layanan yang membantu mereka menggapai mimpi dan memberi perlindungan ketika risiko datang,” katanya.

Selama dua hari ke depan, Ratu Maxima dijadwalkan bertemu OJK, Bank Indonesia, beberapa kementerian, serta pelaku industri keuangan dan fintech untuk memperkuat strategi inklusi keuangan nasional.

Dalam dialog bersama perajin, Ratu Maxima juga mendengarkan pengalaman salah satu anggota kelompok, Eny Zaqiyah, yang merasakan dampak positif pembiayaan mikro.

“Sudah tiga tahun ikut Amartha. Selain dapat modal, sering diajak pameran dan banyak pelanggan dari luar daerah,” ujar Eny.

Sebelum meninjau Laweyan, Ratu Maxima terlebih dahulu mengunjungi Pura Mangkunegaran dan pabrik garmen di Sragen sebagai bagian dari agenda resminya di Indonesia.

Topik
Komentar