Ilustrasi Hantavirus (Foto: Adobe Stock)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta pemerintah bergerak cepat menangani temuan kasus hantavirus di Jakarta. Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan.
“Dengan ditemukannya kasus hantavirus di Jakarta, saya minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menjaga ketenangan, tidak panik. Saya minta pemerintah segera bergerak cepat menangani kasus yang terjadi,” kata Yahya kepada Inilah.com di Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, hantavirus merupakan virus yang disebarkan oleh hewan pengerat seperti tikus dan dapat menyebabkan penyakit serius hingga berujung kematian pada manusia.
Penularan Virus
Lebih lanjut menurut Yahya, penularan virus tersebut tidak terjadi dari manusia ke manusia, melainkan dari tikus ke manusia melalui beberapa jalur paparan.
“Penularan hantavirus bukan dari manusia ke manusia tetapi dari tikus ke manusia, baik melalui inhalasi atau udara terbuka, kontak langsung dengan urin, air liur dan kotoran tikus maupun melalui gigitan tikus,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya langkah pencegahan di lingkungan rumah maupun tempat kerja, terutama yang rentan terpapar tikus dan kotorannya.
Yahya meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari tikus. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan dinilai penting saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi.
Penggunaan Disinfektan
Ia juga menyarankan penggunaan disinfektan saat membersihkan ruangan yang terkontaminasi kotoran tikus guna mengurangi risiko penularan virus.
“Selain itu gunakan disinfektan jika membersihkan ruangan yang terkontaminasi oleh kotoran tikus,” jelas Yahya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Ia menegaskan bahwa meski bukan penyakit baru, potensi penularan tetap harus diantisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus atau jejaknya.
Dengan meningkatnya mobilitas warga di perkotaan, penguatan literasi kesehatan dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat tidak hanya waspada, tetapi juga memahami tindakan pencegahan yang tepat.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










