• News
  • Arena
  • Ototekno
  • Empati
  • Hangout
  • Kanal
  • Gallery
  • Market
  • Indeks

Archives

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023

Categories

  • Arena
  • Empati
  • Gallery
  • Hangout
  • Kanal
  • Market
  • News
  • News
  • Ototekno
  • ramadan
Thursday, 03 September 2026
  • Jaringan Kami
    • Provinsi
      • Inilah Jakarta
      • Inilah Jabar
      • Inilah Jateng
      • Inilah Jatim
      • Inilah Sulsel
      • Inilah Banten
    • Kabupaten Kota
      • Inilah Jakarta
      • Inilah Bandung
      • Inilah Surabaya
      • Inilah Semarang
      • Inilah Depok
      • Inilah Kendari
      • Inilah Bogor
      • Inilah Garut
      • Inilah Tasikmalaya
      • Inilah Tangerang Selatan
      • Inilah Bekasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pasang Iklan
Inilah Sumut Inilah Sumut
Inilah Sumut Inilah Sumut
Inilah Sumut Inilah Sumut
  • News
  • Arena
  • Ototekno
  • Empati
  • Hangout
  • Kanal
  • Gallery
  • Market
  • Indeks
Inilah Sumut Inilah Sumut
  • News
  • Arena
  • Ototekno
  • Empati
  • Hangout
  • Kanal
  • Gallery
  • Market
  • Indeks
Inilah Sumut > Ototekno > Festival LIKE 2: Inovasi Teknologi Ramah Iklim dan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Ototekno

Festival LIKE 2: Inovasi Teknologi Ramah Iklim dan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Avatar
Posted by Ibnu Naufal
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 04:00 WIB


Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Baru Terbarukan atau Festival LIKE 2 yang berlangsung sejak Kamis (8/8) hingga 11 Agustus di Jakarta Convention Center (JCC). 

Festival ini dirancang sebagai ajang untuk memperlihatkan komitmen dan pencapaian dalam menjaga lingkungan, mendukung teknologi ramah iklim, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Ketua Pelaksana Festival LIKE 2, Sigit Reliantoro, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan Festival LIKE 2 sudah dimulai sejak 7 Juni 2024 dengan berbagai acara menarik. Salah satu yang menarik perhatian adalah Green Talk yang diikuti oleh 16 eselon I KLHK, yang membahas kinerja selama 10 tahun terakhir serta implementasi roadmap menuju net zero emission pada tahun 2060 atau lebih awal. 

“Acara ini memperoleh antusiasme yang sangat tinggi karena ditonton oleh 1,23 juta penonton,” kata Sigit dalam pembukaan Festival LIKE 2 di HALL B JCC, Jakarta, Kamis (8/8).

Festival ini akan menyelenggarakan 53 sesi talk show yang membahas kinerja KLHK dan pencapaian teknologi ramah iklim. Selain itu, penghargaan akan diberikan kepada 82 tokoh yang terdiri dari akademisi, media, komunitas, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang telah bermitra dengan KLHK. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung upaya KLHK.

Selain itu, sebanyak 57 booth akan memamerkan inovasi dan program dari berbagai lembaga pemerintah, organisasi internasional, komunitas lingkungan, serta kementerian dan lembaga terkait. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut hadir pada hari kedua Festival LIKE 2, Jumat (9/8), untuk menyerahkan sejumlah SK penting kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyerahkan Layanan Dana Masyarakat & Layanan Pembiayaan Ekonomi Sirkular kepada 15 perwakilan, serta Surat Keputusan (SK) Tanah Obyektif Reforma Agraria (TORA) dan SK Perhutanan Sosial. Selain itu, ia juga menyerahkan SK TORA dan SK Perhutanan Sosial untuk peremajaan sawit rakyat.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan, menjaga lingkungan, dan mengatasi dampak perubahan iklim,” ujar Jokowi, mengutip situs resmi Setkab. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan dan mengatasi perubahan iklim tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan memerlukan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat dan komunitas global.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyerahkan SK Perhutanan Sosial seluas 1,07 juta hektare, SK TORA seluas 43 ribu hektare, serta SK lahan sawit rakyat dan sertifikat layanan dana lingkungan untuk masyarakat. “Dengan penyerahan SK Hutan Sosial sekarang, maka realisasi perhutanan sosial hingga saat ini telah mencapai 8,018 juta hektare bagi 1,4 juta kepala keluarga,” ujar Siti.

Pemerintah juga menyerahkan SK Perhutanan Sosial untuk hutan adat seluas 15.879 hektare, serta SK terkait lahan seluas 37 ribu hektare bagi peremajaan sawit rakyat. Penyerahan SK ini menandakan komitmen kuat pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap lahan dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

XFacebookWhatsAppCopy
Tags: 0 bookmark 0 suka Festival LIKE 2 Iklim klhk Like 2 Ototekno sains Share Tags 0 bookmark

What’s your reaction?

Love
0
Angry
0
Sebelumnya Ternyata Angin Duduk Bukan Serangan Jantung: Ini Perbedaannya dan Penanganannya
Selanjutnya Spanyol Akhiri Penantian 32 Tahun, Raih Emas Olimpiade Usai Drama Adu Penalti Lawan Prancis

TRENDING

Nepal Desak Meta dan TikTok Hapus Konten AI Palsu dan Donasi Bodong Terkait Banjir

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi per 1 September 2026, Penumpang Wajib Tahu

Perhatian! Ini 12 Ruas Jalan yang Ditutup saat Merdeka Run 2026 di Jakarta Besok Sabtu

Persija Umumkan 29 Pemain untuk Super League 2026/2027, Ada Muka Baru?

Investasi tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

PILIHAN REDAKSI

Lindungi Nasabah yang Diduga Kehilangan Barang di SDB, DPR Tuntut OJK Periksa Sistem Keamanan MNC Bank
Heboh Pesta Ultah Istri Gubernur Kalteng Saat Karhutla, DPR Sebut Kena Krisis Sensitivitas
Profil Dekananto Eko: Perwira Intelijen yang Naik Jadi Jenderal Bintang Dua di Polda Metro
Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap: Rp2,8 Miliar Sehari, Tapi Ada Syaratnya

Berita Terkait

Ototekno

Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap: Rp2,8 Miliar Sehari, Tapi Ada Syaratnya

Posted by Avatar Ibnu Naufal 13 jam yang lalu
Ototekno

John Ternus Resmi Pimpin Apple, Warisi Satu Masalah yang tak Bisa Ditunda Lagi

Posted by Avatar Ibnu Naufal 17 jam yang lalu
Ototekno

Genera-Z Berbakti 2026 Tinggalkan Kesan Mendalam, Siapa Jadi Tim Terbaik?

Posted by Avatar Advertorial 22 jam yang lalu
Ototekno

Modal Rp100 Ribu Bisa Dapat Fitur HP Lipat di Galaxy S26 FE

Posted by Avatar Ibnu Naufal 2 hari yang lalu
Inilah Sumut Inilah Sumut

Copyright © 2025 - Inilah.com. All Rights Reserved.

Our website uses cookies to improve your experience. Learn more about: cookie policy

Accept