Bek tangguh Timnas Indonesia, Elkan Baggott, kini berada di ambang sejarah besar. Keberhasilan klubnya, Ipswich Town, memastikan diri promosi ke Liga Premier Inggris untuk musim depan membuka jalan bagi Baggott untuk menjadi pemain berkebangsaan Indonesia pertama yang merumput di kompetisi sepak bola paling elite di dunia tersebut.
Kabar gembira ini dipastikan setelah Ipswich Town tampil perkasa melumat Queens Park Rangers dengan skor telak 3-0 di Portman Road pada Sabtu (2/5/2026). Kemenangan tersebut mengunci posisi ‘The Tractor Boys’ di peringkat kedua klasemen akhir EFL Championship musim 2025-2026 dengan koleksi 84 poin dari 46 laga.
Kebangkitan Kilat The Tractor Boys
Ipswich Town melaju ke kasta tertinggi mendampingi Coventry City yang keluar sebagai jawara Championship musim ini. Keberhasilan ini terasa sangat spesial sekaligus impresif bagi publik Portman Road. Pasalnya, anak asuh Kieran McKenna hanya membutuhkan waktu satu musim untuk kembali ke Liga Premier setelah sempat terdegradasi pada musim 2024/2025.
Momen bersejarah tersebut turut dirayakan oleh Elkan Baggott dengan penuh suka cita. Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya pada Minggu (3/5/2026), pemain bertubuh jangkung ini membagikan ulang grafis selebrasi klub bertajuk ‘We’re going up again‘ sebagai simbol kebanggaan atas pencapaian timnya.
Peluang Mengukir Tinta Emas bagi Indonesia
Jika tetap dipertahankan dalam skuad utama musim depan, Baggott akan mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola nasional. Meskipun sebelumnya nama Jordi Amat pernah membela Swansea City di Liga Premier pada medio 2013-2017, saat itu Amat belum resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Situasi ini menempatkan Baggott sebagai kandidat tunggal pemain berpaspor Indonesia pertama yang bakal merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi di tanah Inggris tersebut. Sebuah pencapaian yang sudah lama dinantikan oleh para pencinta sepak bola di Tanah Air.
Tantangan Besar Menembus Skuad Utama
Namun, jalan Baggott menuju tim utama di Liga Premier diprediksi tetap terjal. Sepanjang musim Championship 2025-2026, ia tercatat belum mendapatkan menit bermain yang kompetitif dan hanya empat kali menghuni bangku cadangan. Padahal, masa bakti pemain jebolan akademi Ipswich ini masih tersisa cukup panjang hingga tahun 2028.
Setelah sempat menjalani masa peminjaman bersama Blackpool di League One pada musim sebelumnya, periode pramusim mendatang akan menjadi panggung hidup-mati bagi Baggott. Ia dituntut bekerja ekstra keras untuk mencuri perhatian tim pelatih agar bisa menembus skuad utama dan bersaing dengan deretan bek kelas dunia di panggung megah Liga Premier.











