Banjir yang menggenangi RT 13/RW 04 Kebon Pala, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026). (Foto: Antara/Siti Nurhaliza)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Warga Kebon Pala, Jakarta Timur, kembali harus berjibaku dengan air. Banjir kiriman dari hulu Sungai Ciliwung dan luapan Bendung Katulampa, Bogor, merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai 130 sentimeter atau 1,3 meter pada Jumat (23/1/2026).
Camat Jatinegara, Endang Kartika, mengonfirmasi bahwa banjir ini merupakan ‘serangan’ gelombang kedua. Air mulai merangsek masuk sejak Kamis sore, sempat menyusut, namun kembali melonjak drastis pada dini hari tadi.
Katulampa Siaga 3, Air Naik Saat Warga Terlelap
Kenaikan debit air yang signifikan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Hal ini dipicu oleh status Bendung Katulampa yang bertahan di Siaga 3 akibat intensitas hujan tinggi di wilayah Bogor.
“Tadinya sempat surut, namun Katulampa naik kembali. Pukul dua pagi air mulai merangkak naik hingga menyentuh 130 sentimeter,” ujar Endang saat memantau lokasi di Kampung Melayu.
Meskipun genangan air cukup tinggi, mayoritas warga Kebon Pala memilih untuk tidak beranjak ke pengungsian resmi. Mereka lebih memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing atau mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Endang memastikan jajaran kecamatan terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi kenaikan air susulan.
Jakarta Terkepung: 125 RT dan 14 Jalan Tergenang
Kondisi di Kebon Pala hanyalah potret kecil dari dampak luapan air di Ibu Kota. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir masih mengepung 125 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di empat wilayah administratif: Jakarta Utara, Selatan, Barat, dan Timur.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa jumlah wilayah terdampak fluktuatif sejak Kamis malam.
“Sempat surut pada dini hari hingga tersisa 106 RT, namun pada Jumat pagi meluas kembali menjadi 125 RT,” ungkap Yohan.
Selain permukiman, akses mobilitas warga juga lumpuh di beberapa titik. Tercatat 14 ruas jalan di Jakarta tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter. Pemerintah mengimbau pengguna jalan untuk waspada dan mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan parah akibat genangan.










