Pelindo Regional 2 mencatat pertumbuhan arus peti kemas, barang, kapal, dan penumpang hingga Triwulan II 2026. Arus peti kemas mencapai 4,7 juta TEUs, sementara arus barang naik 19 persen. (Foto: Pelindo)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 mencatat pertumbuhan kinerja operasional pada seluruh lini layanan kepelabuhanan hingga Triwulan II 2026. Peningkatan terjadi pada arus peti kemas, arus barang nonpeti kemas, arus kapal, hingga jumlah penumpang yang dilayani.
Kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah operasional Pelindo Regional 2 sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul distribusi nasional.
Hingga akhir Triwulan II 2026, arus peti kemas tercatat mencapai 4,7 juta TEUs, atau meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi tersebut juga telah mencapai 102 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Peningkatan volume peti kemas didorong oleh bertambahnya aktivitas di sejumlah terminal, di antaranya Terminal Petikemas Koja, Jakarta International Container Terminal (JICT), New Priok Container Terminal One (NPCT1), dan IPC TPK Panjang.
Arus Barang Naik 19 Persen
Selain peti kemas, Pelindo Regional 2 juga mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan barang nonpeti kemas.
Sepanjang semester pertama 2026, arus barang mencapai 30,79 juta ton, meningkat sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Capaian tersebut melampaui target RKAP dengan realisasi mencapai 109 persen.
Peningkatan didorong oleh tingginya aktivitas bongkar muat berbagai komoditas di pelabuhan-pelabuhan yang berada di bawah pengelolaan Pelindo Regional 2.
Penumpang dan Kapal Ikut Bertumbuh
Dari sisi layanan kapal, Pelindo Regional 2 melayani 31.065 kunjungan kapal hingga Triwulan II 2026 atau mencapai 101 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, layanan penumpang domestik juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi.
Jumlah penumpang mencapai 785 ribu orang, meningkat 25 persen secara tahunan dan melampaui target RKAP dengan realisasi mencapai 127 persen.
Digitalisasi dan Modernisasi Jadi Penopang
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang dilakukan perusahaan.
Menurutnya, penguatan infrastruktur, digitalisasi operasional, serta peningkatan kapasitas fasilitas menjadi faktor utama dalam menjaga keandalan layanan kepelabuhanan.
“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan Pelindo terus meningkat. Kami berkomitmen menjaga pelayanan yang andal melalui penguatan operasional, digitalisasi, serta peningkatan kapasitas fasilitas agar mampu menjawab kebutuhan logistik yang terus berkembang,” ujar Budi dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, peningkatan trafik di pelabuhan tidak hanya mencerminkan membaiknya aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kegiatan ekonomi di berbagai wilayah.
“Pelabuhan memiliki peran strategis sebagai simpul logistik. Setiap peningkatan produktivitas pelayanan akan berdampak pada kelancaran distribusi barang, efisiensi biaya logistik, serta meningkatnya daya saing daerah maupun nasional,” katanya.
Produktivitas Bongkar Muat Meningkat
Selain pertumbuhan trafik, Pelindo Regional 2 juga mencatat peningkatan produktivitas layanan kapal dan bongkar muat.
Hal tersebut terlihat dari membaiknya indikator Box Ship Hour (BS/H) di sejumlah terminal peti kemas yang menunjukkan proses bongkar muat berlangsung lebih efisien sehingga waktu sandar kapal dapat dipersingkat.
Ke depan, Pelindo Regional 2 akan melanjutkan transformasi layanan melalui modernisasi infrastruktur, digitalisasi proses bisnis, dan penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan kinerja sekaligus mendukung terciptanya sistem logistik nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













