Bursa Ketum PBNU Memanas, Ulil Abshar Sebut Gus Yahya Bakal Maju Lagi!

Reyhaanah Medium.jpeg

Jumat, 29 Mei 2026 – 17:45 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3/2026).(Foto: inilah.com/Vonita Betalia)

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3/2026).(Foto: inilah.com/Vonita Betalia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Ulil Abshar Abdalla menyebut sejumlah nama mulai muncul sebagai kandidat Ketua Umum PBNU menjelang pelaksanaan Muktamar NU. 

Meski demikian, ia memastikan Ketua Umum PBNU saat ini, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, masih akan maju dalam kontestasi tersebut.

“Sekarang banyak kandidat yang muncul. Tentu saja Gus Yahya masih maju dan ada beberapa kandidat yang lain,” kata Ulil kepada Inilah.com, Jumat (29/5/2026).

Menurut dia, kemunculan banyak kandidat merupakan hal yang biasa terjadi dalam setiap pelaksanaan Muktamar NU. Namun, PBNU saat ini belum membahas lebih jauh soal teknis pelaksanaan Muktamar, termasuk lokasi penyelenggaraannya.

Ulil menjelaskan, PBNU baru membentuk panitia untuk melakukan survei lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes). Keputusan terkait lokasi dan metode pelaksanaan Muktamar baru akan dibahas setelah Munas dan Konbes digelar.

“Baru setelah Munas dan Konbes nanti diselenggarakan, baru di sana diputuskan di mana Muktamar akan diselenggarakan dan bagaimana metodenya,” ujar dia.

Gus Ulil menambahkan, PBNU juga kemungkinan akan membentuk panitia khusus untuk melakukan survei lokasi Muktamar setelah tahapan Munas dan Konbes selesai dilakukan.

Sebelumnya, jadwal pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya terjawab. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan perhelatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut akan diselenggarakan pada 1 hingga 5 Agustus 2026.

Kepastian tanggal ini diperoleh usai terselenggaranya pertemuan strategis antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Pertemuan kedua pucuk pimpinan NU tersebut berlangsung di ruang Rais Aam, lantai 4 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/5/2026) siang, sekitar pukul 14.30 WIB. Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes) NU, serta Muktamar NU.

Kepastian jadwal tersebut juga dibenarkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

“Insyaallah seperti itu (Muktamar dilaksanakan 1-5 Agustus),” tegas Gus Ipul saat dikonfirmasi oleh awak media sesaat setelah keluar dari Gedung PBNU.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang