Al Hilal Dijual!

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 17 April 2026 – 09:34 WIB

Al Hilal telah dimiliki oleh PIF sejak tahun 2023. (Foto: Abdullah Ahmed/Getty Images)

Al Hilal telah dimiliki oleh PIF sejak tahun 2023. (Foto: Abdullah Ahmed/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) resmi menjual 70 persen kepemilikan saham mereka di klub raksasa Saudi Pro League, Al Hilal. Saham mayoritas tersebut kini diakuisisi oleh Kingdom Holding Company, sebuah perusahaan investasi yang dipimpin oleh miliarder sekaligus anggota keluarga kerajaan Arab Saudi, Pangeran Alwaleed Bin Talal.

Kesepakatan pengambilalihan yang diumumkan pada Kamis (16/4) ini menempatkan valuasi Al Hilal—yang memegang rekor 21 gelar juara liga Arab Saudi—berada di angka 1,4 miliar Riyal Saudi atau setara dengan 373,20 juta dolar AS (sekitar Rp6 triliun).

Sosok Pangeran Alwaleed Bin Talal sendiri bukanlah nama asing bagi para pendukung Al Hilal. Sebelumnya, sang pangeran turut membantu memfasilitasi dan menutupi seluruh nilai transfer penyerang bintang, Karim Benzema, dari Al Ittihad ke Al Hilal pada awal tahun ini.

“Al Hilal adalah simbol nasional dan sumber kebanggaan bagi rakyat Saudi,” ungkap Pangeran Alwaleed Bin Talal dalam pernyataannya.

“Akuisisi ini mencerminkan keyakinan mendalam kami pada kekuatan olahraga sebagai kekuatan pemersatu dan katalis bagi pembangunan nasional. Dengan menerapkan standar investasi global kami dan membina kemitraan strategis, kami akan membuka potensi penuh Al Hilal sembari melestarikan sejarah dan identitasnya,” tambahnya.

Strategi PIF dan Rumor LIV Golf

PIF, yang juga memiliki saham mayoritas di klub Liga Inggris (Premier League) Newcastle United, sebelumnya mengambil alih saham pengendali di empat klub top Arab Saudi—yakni Al Hilal, Al Ittihad, Al Nassr, dan Al Ahli—pada tahun 2023 lalu.

Penjualan kembali saham ini dinilai sebagai bagian dari rencana perputaran bisnis federasi investasi negara tersebut.

“PIF telah menetapkan tujuan ambisius bagi klub-klub (Arab Saudi), memungkinkan mereka menjadi sukses secara komersial dan profesional serta mencapai keberlanjutan finansial jangka panjang,” jelas Yazeed A. Al-Humied, Deputi Gubernur dan Kepala Investasi MENA di PIF. “Pengumuman hari ini sejalan dengan strategi PIF untuk memaksimalkan keuntungan dan mendistribusikan kembali modal di dalam ekonomi domestik.”

Menariknya, pengumuman pelepasan saham Al Hilal ini muncul di tengah rumor kuat yang menyebutkan bahwa PIF mungkin sedang bersiap untuk menarik pendanaannya dari liga golf kontroversial, LIV Golf.

PIF tercatat telah menghabiskan lebih dari 5 miliar dolar AS sejak pembentukan liga sempalan tersebut pada 2022. Merespons rumor tersebut, CEO LIV Golf, Scott O’Neil, pada hari Rabu (15/4) mengirimkan surat elektronik internal kepada stafnya untuk memastikan bahwa musim LIV Golf akan terus berlanjut “sesuai rencana, tanpa gangguan, dan dengan kekuatan penuh,” tanpa secara langsung menanggapi spekulasi penarikan investasi PIF.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang