Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

Mia Medium.jpeg

Jumat, 7 Agustus 2026 – 18:25 WIB

Gedung Sate, lambang Kota Bandung yang merupakan Ibu Kota Jawa Barat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ismail Rajo)

Gedung Sate, lambang Kota Bandung yang merupakan Ibu Kota Jawa Barat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ismail Rajo)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkomitmen mengawal Program 3 Juta Rumah agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program strategis nasional tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian angka, tetapi harus mampu menghadirkan kesejahteraan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, proses pendataan penerima manfaat, pelaksanaan pembangunan, hingga pengawasan harus dilakukan secara akuntabel agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman saat menjadi keynote speaker pada Sosialisasi Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 6 Tahun 2026 tentang Bedah Rumah yang diselenggarakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Menurut Sekda Herman realisasi Program 3 Juta Rumah ditentukan oleh integritas seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya. Untuk itu, setiap tahapan harus dijalankan secara profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

“Yang penting tidak ada otak jahat untuk menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat lewat Program 3 Juta Rumah ini,” ucap Sekda Herman.

Ia menuturkan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu program prioritas Presiden yang harus dikawal bersama. Seluruh unsur pemerintah, baik pusat maupun daerah, memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan.

Herman juga mengajak seluruh pemerintah daerah dari 27 kabupaten/kota yang hadir untuk mulai memusatkan perhatian pada tahap implementasi. Setelah berbagai regulasi dan persiapan disusun, kini saatnya memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“September 2026 kita fokus kepada implementasi pembangunan 3 juta rumah,” imbuh Sekda Herman.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang