Cetak Rekor Baru, Laba Bersih PANI Meroket 484 Persen Tembus Rp1,7 Triliun

Ikhsan Medium.jpeg

Senin, 3 Agustus 2026 – 19:21 WIB

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencetak rekor laba bersih Rp1,7 triliun di semester I-2026, melonjak 484 persen YoY. (Foto: PIK2)

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencetak rekor laba bersih Rp1,7 triliun di semester I-2026, melonjak 484 persen YoY. (Foto: PIK2)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Emiten pengembang kota mandiri Pantai Indah Kapuk 2, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), mengukir rekor kinerja keuangan tertinggi sepanjang sejarah perseroan pada semester pertama tahun 2026. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melonjak tajam hingga 484 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) mencapai Rp1,7 triliun.

Pencapaian melampaui rekor tahun sebelumnya ini disokong oleh lompatan pendapatan usaha yang menyentuh Rp2,9 triliun, atau naik 78 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. Penyerahan lahan di kawasan Central Business District (CBD) PIK2 menjadi mesin utama penggerak pundi-pundi pendapatan perseroan.

Penjualan Kuartal II Melesat, Properti Hunian Ikut Menopang

Selain kontribusi utama dari kawasan CBD, PANI juga mencatat peningkatan serah terima unit yang konsisten dari portofolio hunian dan produk komersial. Beberapa proyek yang memberikan sumbangan signifikan mencakup kawasan Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, hingga Pasir Putih Residences.

Khusus pada kuartal II-2026, laju penjualan PANI menunjukkan lonjakan sebesar 63 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun. Kenaikan penjualan ini secara otomatis mendongkrak laba bersih kuartal kedua menjadi Rp1,1 triliun, atau meroket 89 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kas Bersih Rp3,9 Triliun dan Cadangan Lahan 1.809 Hektare

Di luar peningkatan angka laba dan pendapatan, fundamental keuangan PANI juga tercatat kian tebal. Perseroan mengantongi posisi kas bersih (net cash) sebesar Rp3,9 triliun, sementara total ekuitas mengalami kenaikan 7 persen menjadi Rp33,7 triliun jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025.

Guna menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang, PANI saat ini mengelola cadangan lahan (landbank) seluas 1.809 hektare yang tersebar di bawah 12 anak perusahaan. Total nilai perolehan lahan tersebut mencapai Rp38 triliun, yang dihimpun melalui aksi korporasi penambahan modal (rights issue dan non-preemptive rights issue) dalam tiga tahun terakhir.

Konektivitas kawasan yang didukung infrastruktur Tol KATARAJA menuju Bandara Soekarno-Hatta turut menjadi daya tarik utama bagi investor ritel maupun institusi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Aguan: Buah Konsistensi Transformasi Sejak 2021

Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma, yang akrab disapa Aguan, menegaskan bahwa hasil impresif pada semester pertama tahun ini menjadi penanda penting yang semakin memperkokoh posisi PANI di peta industri properti nasional.

“Pendapatan yang meningkat sebesar 78 persen YoY dan lonjakan pada kuartal kedua merupakan catatan sejarah yang luar biasa dalam perjalanan PANI. Hal ini menunjukkan bahwa PANI masih dipercaya oleh pasar sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia,” ujar Aguan.

Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan buah dari komitmen dan arah transformasi bisnis yang digulirkan perseroan sejak tahun 2021. Jika ditarik kilas balik ke tiga tahun lalu, pendapatan PANI pada semester pertama baru berada di angka Rp1,2 triliun dengan laba bersih Rp211 miliar.

Menurutnya, capaian rekor tahun 2026 ini akan dijadikan acuan kerja bagi manajemen untuk terus mengembangkan kawasan properti yang bernilai tinggi sekaligus membangun ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang