Wyndham Clark Unggul 6 Pukulan, Selangkah Lagi Juara U.S. Open 2026

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 21 Juni 2026 – 08:18 WIB

Wyndham Clark memimpin U.S. Open 2026 dengan keunggulan enam pukulan atas Scottie Scheffler setelah putaran ketiga di Shinnecock Hills. Gelar juara kedua semakin dekat. (Foto: FLM)

Wyndham Clark memimpin U.S. Open 2026 dengan keunggulan enam pukulan atas Scottie Scheffler setelah putaran ketiga di Shinnecock Hills. Gelar juara kedua semakin dekat. (Foto: FLM)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Wyndham Clark semakin dekat dengan gelar juara U.S. Open 2026 setelah mempertahankan performa impresif pada putaran ketiga di Shinnecock Hills, Southampton, New York, Sabtu (20/6) waktu setempat.

Clark membukukan skor even-par 70 dan mengakhiri hari dengan total 7-under 203. Hasil tersebut memberinya keunggulan enam pukulan atas petenis nomor satu dunia, Scottie Scheffler, menjelang putaran final.

Keunggulan enam pukulan membuat Clark berada dalam posisi sangat menguntungkan. Dalam 125 edisi U.S. Open, belum pernah ada pegolf yang gagal menjadi juara setelah memimpin lebih dari lima pukulan menjelang ronde terakhir. Dalam sejarah turnamen major, hanya Greg Norman yang pernah kehilangan keunggulan enam pukulan saat Masters 1996.

Clark tampil solid di tengah kondisi lapangan Shinnecock Hills yang kembali menunjukkan reputasinya sebagai salah satu lapangan tersulit di dunia. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan par krusial, terutama di sekitar pergantian sembilan hole, sebelum mencuri momentum lewat eagle spektakuler di hole 16 par-5.

Pukulan fairway metal yang berhenti hanya sekitar empat kaki dari lubang menjadi titik balik yang memperlebar jaraknya dari para pesaing.

Meski sempat berpeluang mencatat skor lebih baik, Clark gagal memasukkan putt par dari jarak lima kaki di hole terakhir. Namun, skor 203 tetap menjadi rekor 54-hole terbaik sepanjang sejarah U.S. Open di Shinnecock Hills.

Di belakangnya, Scheffler menunjukkan mental juara dengan bangkit setelah sempat tertinggal sembilan pukulan akibat dua bogey pada awal ronde. Pegolf Amerika itu mencatat skor 69, salah satu dari hanya dua skor di bawah par pada putaran ketiga.

Momentum Scheffler datang pada hole ke-14 ketika ia memasukkan chip dari jarak sekitar 65 kaki untuk birdie. Momen tersebut memicu tiga birdie beruntun yang membawanya naik ke posisi kedua.

Meski demikian, Scheffler masih menyayangkan kegagalan memasukkan putt birdie dari jarak empat kaki di hole terakhir yang seharusnya bisa sedikit memangkas jarak dengan Clark.

Sementara itu, para pesaing lain gagal menjaga konsistensi. Sam Stevens, Tom Kim, dan Sahith Theegala sama-sama berada di posisi berikutnya dengan total 1-under 209.

Dengan hanya satu ronde tersisa, perhatian kini tertuju pada kemampuan Clark menjaga ketenangan di bawah tekanan. Jika mampu mempertahankan keunggulan, pegolf berusia 32 tahun itu akan meraih gelar U.S. Open kedua setelah sebelumnya menjuarai turnamen mayor tersebut pada 2023 di Los Angeles Country Club.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang