Ahli Ingatkan Nutrisi tak Cukup dari Susu, Tumbuh Kembang Anak Ditentukan Pola Makan dan Orang Tua

Mia Medium.jpeg

Kamis, 6 Agustus 2026 – 09:46 WIB

Suasana kegiatan mewarnai kemasan Susu Tango Kido Full Cream dalam rangka peluncuran produk di Tribeca Park, Central Park, Jakarta Barat. Aktivitas ini merupakan bagian dari kampanye

Suasana kegiatan mewarnai kemasan Susu Tango Kido Full Cream dalam rangka peluncuran produk di Tribeca Park, Central Park, Jakarta Barat. Aktivitas ini merupakan bagian dari kampanye “Temani Tumbuh Kembangnya, Rayakan Setiap Langkahnya” untuk memeriahkan Hari Anak Nasional. (Dokumentasi: Inilah.com)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemenuhan nutrisi pada masa kanak-kanak menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, hingga sistem kekebalan tubuh. 

Namun, para ahli mengingatkan tumbuh kembang anak tidak hanya bergantung pada konsumsi susu atau satu jenis makanan, melainkan membutuhkan pola gizi seimbang yang disertai kebiasaan hidup sehat dan pendampingan orang tua.

Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu IPB, Prof. Dr. Epi Taufik, S.Pt., M.V.P.H., M.Si., mengatakan susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan zat gizi penting bagi pertumbuhan anak. 

Meski demikian, kualitas bahan baku dan proses pengolahan tetap menjadi aspek yang perlu diperhatikan agar manfaat gizinya dapat diperoleh secara optimal.

“Susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang mengandung berbagai zat gizi penting bagi pertumbuhan anak. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, kualitas bahan baku dan proses pengolahan perlu menjadi perhatian. Selain itu, edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang juga perlu terus diperkuat agar orang tua semakin memahami kebutuhan nutrisi anak sesuai tahapan pertumbuhannya,” ujar Prof. Epi kepada inilah.com, Jakarta, Kamis (06/08/2026). 

Ia menambahkan, edukasi mengenai gizi seimbang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Orang tua perlu memahami bahwa kebutuhan nutrisi anak berubah sesuai usia sehingga pemilihan pangan harus dilakukan secara tepat, bukan hanya berfokus pada satu jenis asupan.

Senada dengan itu, Dokter Spesialis Anak dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A., menegaskan masa kanak-kanak merupakan periode emas yang menentukan kualitas kesehatan seseorang di masa depan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi harian harus dilakukan secara menyeluruh.

“Masa anak-anak merupakan periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangan. Karena itu, orang tua perlu memastikan kebutuhan nutrisi harian anak terpenuhi sesuai usianya, termasuk asupan protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang berperan dalam mendukung pertumbuhan tulang, perkembangan otak, serta sistem imun,” kata dr. Kanya.

Menurutnya, faktor pendukung tumbuh kembang anak tidak berhenti pada makanan bergizi. Kebiasaan makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, tidur berkualitas, hingga stimulasi yang tepat juga memiliki peran besar dalam mengoptimalkan perkembangan anak.

“Selain itu, kebiasaan makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, tidur yang berkualitas, dan stimulasi yang tepat juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” lanjutnya.

Data Statistik Konsumsi Pangan 2025 yang diterbitkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik juga menunjukkan pentingnya pemantauan konsumsi pangan masyarakat sebagai salah satu indikator pemenuhan gizi. 

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas gizi anak memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, akademisi, pemerintah, hingga industri pangan.

Dalam momentum Hari Anak Nasional, perhatian terhadap isu tersebut turut diangkat melalui peluncuran Susu Tango Kido Full Cream, produk berbahan susu sapi segar (fresh milk) tanpa tambahan sukrosa. 

Ini diperkenalkan bersamaan dengan kampanye “Temani Tumbuh Kembangnya, Rayakan Setiap Langkahnya!” sebagai bagian dari upaya mendorong kesadaran keluarga mengenai pentingnya nutrisi dan pendampingan anak sejak dini.

Menurut Managing Director Dairy & Bread OT Group, Johan Lianto, meningkatnya perhatian terhadap pemenuhan gizi anak turut mendorong industri pangan untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. 

“Susu Tango Kido Full Cream berbahan Fresh Milk (susu sapi segar) tanpa tambahan gula/sukrosa telah memenuhi spesifikasi teknis susu sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 63426.2 Tahun 2026. Kami juga percaya bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh asupan, tetapi juga oleh kehadiran orang tua dalam setiap prosesnya. Melalui kampanye Temani Tumbuh Kembangnya, Rayakan Setiap Langkahnya!, kami ingin mengajak orang tua untuk terus mendampingi dan merayakan setiap proses belajar, bermain, dan bertumbuh yang dilalui anak,” ujar Johan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang