Langkah Rahasia Apa yang Bikin Magnus Carlsen Menyerah pada Chelsie Monica?

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 21 Juni 2026 – 09:14 WIB

Chelsie Monica mencetak kejutan dengan mengalahkan Magnus Carlsen dalam laga simultan di Hong Kong. Pecatur Indonesia itu menjadi satu-satunya peserta yang mampu menundukkan sang GOAT catur dunia. (Foto: Piccloage)

Chelsie Monica mencetak kejutan dengan mengalahkan Magnus Carlsen dalam laga simultan di Hong Kong. Pecatur Indonesia itu menjadi satu-satunya peserta yang mampu menundukkan sang GOAT catur dunia. (Foto: Piccloage)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pecatur putri Indonesia, Chelsie Monica Ignesias Sihite, mencatatkan kejutan besar dengan mengalahkan pecatur nomor satu dunia, Magnus Carlsen, dalam pertandingan ekshibisi di Hong Kong beberapa waktu lalu.

Momen langka tersebut terjadi menjelang pelaksanaan FIDE World Rapid and Blitz Team Championships. Dalam salah satu agenda pembuka, Carlsen menghadapi 24 pecatur dari berbagai negara secara simultan menggunakan format catur cepat.

Dari seluruh peserta yang menghadapi Grandmaster asal Norwegia tersebut, hanya Chelsie yang mampu memaksanya menyerah.

Pada fase akhir pertandingan, Chelsie melakukan langkah krusial dengan memindahkan benteng dari c1 ke h1. Tak lama setelah itu, Carlsen langsung mengulurkan tangan sebagai tanda menyerah.

Momen tersebut membuat Chelsie tampak tidak percaya. Pecatur berusia 30 tahun yang menyandang gelar Women International Master (WIM) itu terlihat tersenyum, menghela napas panjang, lalu menutupi wajahnya dengan kedua tangan.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa mengingat Carlsen selama lebih dari satu dekade dianggap sebagai standar tertinggi dalam dunia catur modern. Ia juga kerap disebut sebagai Greatest of All Time (GOAT) karena dominasinya di berbagai format permainan.

Usai pertandingan, Chelsie mengaku sempat diliputi rasa gugup ketika mengetahui dirinya mendapat kesempatan menghadapi idolanya tersebut.

“Bisa bermain dengan Magnus membuat saya bahagia dan ya ada rasa grogi karena dia adalah pecatur terbaik sepanjang masa (GOAT), dan salah satu idola saya juga,” kata Chelsie dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube ChessBase India.

Menurutnya, target awal saat duduk di depan papan catur bukanlah menang, melainkan bertahan selama mungkin agar tidak kalah cepat seperti peserta lain.

“Saya semakin grogi karena banyak anak-anak yang bermain. Jadi saya berharap saya tidak kalah dengan cepat, lima atau sepuluh menit. Saya hanya berusaha bertahan, tetapi saya beruntung,” ujar Chelsie sambil tertawa.

Setelah pertandingan berakhir, Chelsie memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meminta tanda tangan Carlsen dan mengabadikan momen dengan berfoto bersama.

Meski kemenangan ini terjadi dalam laga simultan ekshibisi dan bukan pertandingan resmi berperingkat, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian membanggakan bagi dunia catur Indonesia. Mengalahkan Magnus Carlsen, bahkan dalam format simultan, merupakan prestasi yang jarang bisa dicatatkan seorang pecatur.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang