Anies hingga Ahok Bakal Kumpul di Paripurna HUT ke-499 Jakarta

DPRD DKI Jakarta memastikan sejumlah mantan gubernur masuk dalam daftar undangan Rapat Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang akan digelar pada Senin (22/6/2026).

Beberapa mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut di antaranya Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hingga Anies Baswedan.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan, undangan kepada para eks gubernur menjadi bagian dari upaya menghadirkan nuansa kebersamaan lintas generasi kepemimpinan dalam momentum ulang tahun ibu kota.

“Info dari Sekretariat DPRD (Setwan) beberapa mantan gubernur akan hadir,” kata Suhud saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).

Meski demikian, Suhud mengaku belum menerima konfirmasi final terkait siapa saja mantan gubernur yang dipastikan hadir dalam rapat paripurna tersebut.

“Tapi, saya belum tahu konfirmasi terakhir, mudah-mudahan masih on schedule,” ujarnya.

Rapat Paripurna ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta. Tahun ini, DPRD mencoba menghadirkan konsep yang lebih terbuka dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Tak hanya menghadirkan tokoh-tokoh penting, DPRD DKI juga akan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, penghafal Alquran, hingga atlet yang telah mengharumkan nama Jakarta.

Suhud menegaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar warga Jakarta terus berprestasi di berbagai bidang.

“Harapannya, mereka terus mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional maupun dunia,” ujarnya saat meninjau geladi bersih paripurna.

Selain itu, agenda rapat paripurna juga akan diisi dengan hiburan serta rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta telah menggelar bazar dan kegiatan kebersamaan bersama warga di kawasan Kebon Sirih pada 15-18 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Dengan menghadirkan mantan gubernur sekaligus memberikan panggung bagi warga berprestasi, DPRD DKI Jakarta berupaya menjadikan peringatan HUT Jakarta tidak sekadar seremoni formal, melainkan momentum kebersamaan yang merefleksikan perjalanan dan capaian kota dari masa ke masa.