Saat Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Disabilitas JAKIM 2026

Ivan Medium.jpeg

Kamis, 18 Juni 2026 – 06:47 WIB

Menkes Budi (dua dari kanan) menjadi Guide runner pelari disabilitas JAKIM 2026 (Foto:BTN)

Menkes Budi (dua dari kanan) menjadi Guide runner pelari disabilitas JAKIM 2026 (Foto:BTN)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ada pemandangan unik dan menarik yang tersisa dari BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 kemarin.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, bersama jajaran direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), ambil peran menjadi guide runner bagi pelari disabilitas binaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia pada kategori 5K.

Empat Direksi BTN yakni Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo, Direktur Information Technology BTN Tan Jacky Chen, Direktur Operations BTN I Nyoman Sugiri Yasa, dan Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa Nugroho dan 10 perwakilan nasabah setia BTN, tampak serius dan terhormat menjadi pemandu para disabilitas yang ikut JAKIM 2026.

“Lari adalah olahraga yang inklusif, murah, dan sehat karena bisa dilakukan siapa saja. Teman-teman pelari disabilitas hari ini menunjukkan semangat luar biasa. Mereka membuktikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bergerak, berjuang, dan mencapai garis finish,” kata Menkes Budi.

Budi juga mengapresiasi penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 yang dinilai mampu mendorong masyarakat semakin aktif bergerak dan menjalankan gaya hidup sehat. Menurutnya, ajang lari seperti BTN JAKIM dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan olahraga yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Sekarang banyak masyarakat mulai suka lari. Ada yang memang serius latihan, ada juga yang awalnya ikut tren atau FOMO. Tidak masalah, yang penting masyarakat mulai bergerak. Dengan olahraga rutin, kita bisa menjaga kebugaran tubuh dan membuat tubuh lebih sehat,” ujar Budi.

Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan keterlibatan pelari disabilitas di BTN JAKIM 2026 merupakan bagian dari komitmen BTN dalam menghadirkan ajang olahraga yang inklusif, setara, dan dapat diikuti oleh siapa saja. Menurutnya, semangat para pelari disabilitas menjadi inspirasi bagi seluruh peserta BTN JAKIM 2026.

“Menjadi guide runner bagi pelari disabilitas memberikan pengalaman yang sangat bermakna. Kami tidak hanya berlari bersama, tetapi juga mendukung perjuangan dan semangat mereka di setiap langkah. Mereka menunjukkan bahwa keberanian, ketekunan, dan semangat pantang menyerah adalah nilai yang dapat menginspirasi kita semua,” ujar Setiyo.

Setiyo menambahkan, keterlibatan pelari disabilitas tersebut juga menjadi kelanjutan komitmen BTN setelah sebelumnya menggelar BTN Run for Disabilities, Run for Inclusivity bersama atlet paralimpik di Solo.

“BTN JAKIM kami hadirkan sebagai lomba lari yang inklusif dan ramah untuk siapa saja, baik pelari profesional, komunitas lari, pelari pemula, masyarakat umum, maupun pelari disabilitas. Semangat inilah yang sejalan dengan penerapan ESG BTN, khususnya pada aspek sosial, yaitu menghadirkan dampak positif dan kesempatan yang setara bagi masyarakat,” ujar Setiyo.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang