KPK Cecar Hilman Latief soal Pertemuan dengan Yaqut Bahas Jatah Kuota Haji Tambahan

Icon_INILAH GOLD.png

Kamis, 21 Mei 2026 – 16:49 WIB

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief. (Foto: Inilah.com/Syahidan).

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief. (Foto: Inilah.com/Syahidan).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan kuota haji. Paling baru, penyidik memeriksa mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief (HL).

Dalam pemeriksaan tersebut, Hilman dicecar mengenai peran asosiasi haji hingga Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam mengelola jatah kuota haji.

“Saksi saudara HL didalami terkait upaya asosiasi ataupun PIHK untuk mengelola kuota haji tambahan,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Tak hanya itu, materi pemeriksaan juga menyasar pada pertemuan antara Hilman dengan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Pertemuan tersebut disinyalir berkaitan dengan bagi-bagi kuota haji yang menabrak regulasi.

“Termasuk dikonfirmasi soal pertemuan-pertemuan dengan Menteri dan pejabat lainnya terkait kuota haji tambahan,” jelas Budi.

Hilman sendiri menjalani pemeriksaan di gedung KPK pada Rabu (20/5) kemarin. Ini menjadi momen kedua kalinya Hilman dipanggil penyidik, setelah sebelumnya sempat diperiksa pada September 2025 lalu.

Pada pemeriksaan perdana tahun lalu, Hilman sempat menghabiskan waktu selama 11 jam di ruang penyidik. Saat itu, fokus tim penyidik KPK adalah mencecar Hilman mengenai dugaan aliran dana haram dalam pusaran kasus korupsi kuota haji tersebut.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara kuota haji, hari ini penyidik melakukan pemeriksaan saksi Saudara HL, selaku Dirjen PHU Kementerian Agama. Saksi sudah hadir sore ini. Pemeriksaan masih berlangsung,” kata Budi.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang