Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, blak-blakan mengaku jadi “fans dadakan” Bournemouth demi memuluskan jalan timnya merengkuh trofi juara Premier League musim ini.
Aksi saling lempar dukungan psikologis ini menjadi babak baru persaingan panas antara Arsenal dan Manchester City.
Pekan lalu, Pep Guardiola terang-terangan mendukung West Ham United untuk menjegal langkah Arsenal. Kini, giliran Arteta yang membalas psywar tersebut dengan menaruh harapan besar pada Bournemouth untuk menahan laju The Citizens.
Tinggal Selangkah Lagi Menuju Juara
Arsenal berada di atas angin setelah sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Burnley.
Hasil tersebut membuat The Gunners kini memperlebar jarak menjadi lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
Skenarionya kini sangat sederhana bagi Arsenal. Mereka tidak perlu lagi memeras keringat hingga pekan terakhir kompetisi jika Bournemouth mampu mencuri poin dari Man City pada laga Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Kegagalan Man City meraih poin penuh otomatis akan langsung mengunci trofi juara ke London Utara.
Arteta: Kami Semua Fans Bournemouth!
Menyadari laga ini bisa menjadi penentu sejarah, Arteta tanpa ragu menyatakan dukungannya untuk tim asuhan Andoni Iraola.”Fans terbesar!” ujar Arteta seperti dikutip dari Sky Sports.
“Untuk Andoni, seluruh pemain, dan semua pendukung Bournemouth, saya rasa saat ini kami semua adalah pendukung Bournemouth. Kami tahu betul apa artinya bagi kami jika mereka berhasil mendapatkan hasil positif,” lanjut manajer asal Spanyol tersebut.
Bournemouth Bukan Lawan Remeh
Dukungan Arteta bukan sekadar angan-angan kosong. Bournemouth saat ini menjelma menjadi kekuatan yang menakutkan di Premier League.
Tim berjuluk The Cherries tersebut datang dengan modal rekor fantastis: tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir.
Ketangguhan lini belakang dan kolektivitas bermain Bournemouth diprediksi akan membuat Kevin De Bruyne dan kawan-kawan harus bekerja ekstra keras untuk membawa pulang tiga poin.
Apakah Bournemouth akan menjadi penentu pesta juara Arsenal tengah malam nanti, atau justru Man City mampu merusak pesta yang sudah disiapkan di London? Publik sepak bola dunia akan segera mendapatkan jawabannya.













