Chelsea Terpuruk Usai Dibantai Man City, Andrey Santos Akui Momen Sulit

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 14 April 2026 – 20:31 WIB

Andrey Santos Tetap Optimistis Kejar Liga Champions. (Foto: EPA)

Andrey Santos Tetap Optimistis Kejar Liga Champions. (Foto: EPA)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Stamford Bridge menegaskan situasi sulit yang tengah dihadapi Chelsea pada fase krusial Liga Inggris musim 2025/2026. Gelandang muda Andrey Santos secara terbuka mengakui timnya belum mampu memenuhi ekspektasi hasil dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam pernyataan resmi klub, Santos menekankan bahwa identitas Chelsea adalah meraih kemenangan, namun realitas di lapangan menunjukkan tren sebaliknya. Tiga laga terakhir di liga berakhir tanpa kemenangan, tanpa gol, dan dengan tujuh kali kebobolan. Angka ini mencerminkan problem struktural, baik di lini serang yang tumpul maupun lini pertahanan yang rapuh.

Konteks kekalahan dari Manchester City juga tidak sederhana. Tim asuhan Pep Guardiola dikenal memiliki kedalaman skuad dan kualitas teknis tinggi, sehingga menambah kompleksitas bagi tim yang sedang dalam tekanan performa. Santos menyebut setiap laga di Liga Inggris memiliki intensitas tinggi, tetapi menghadapi City menuntut konsistensi ekstra yang belum mampu dipenuhi Chelsea.

Situasi ini berdampak langsung pada posisi klasemen. Chelsea kini tertahan di peringkat keenam dengan 48 poin dari 32 pertandingan, masih berada di zona Liga Europa. Mereka tertinggal empat poin dari Liverpool di posisi kelima, batas akhir zona Liga Champions. Selisih ini secara matematis masih dapat dikejar, tetapi membutuhkan perubahan performa yang signifikan dalam sisa musim.

Di tengah tekanan dari suporter, Santos mengakui adanya frustrasi yang dirasakan publik maupun pemain. Namun, ia menegaskan bahwa ruang ganti tetap memiliki keyakinan untuk bangkit. Target finis di zona Liga Champions masih menjadi orientasi utama, meski kini menuntut peningkatan intensitas latihan dan perbaikan taktis.

Ke depan, Chelsea dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk memulihkan efektivitas serangan sekaligus memperbaiki organisasi pertahanan. Tanpa itu, ambisi kembali ke kompetisi elit Eropa berpotensi gagal tercapai. Situasi ini juga menjadi ujian bagi mentalitas skuad muda yang tengah dibangun klub dalam beberapa musim terakhir.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang