Vietnam Susul Indonesia ke Piala Asia 2027 Usai AFC Anulir Kemenangan Timnas Malaysia

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 17 Maret 2026 – 16:10 WIB

Dion Cools (C) dari Malaysia berduel dengan Pendant Quang Vinh dari Vietnam selama pertandingan babak ketiga Grup F kualifikasi Piala Asia AFC 2027 antara Malaysia dan Vietnam di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Juni 2025. (Foto: Chong Voon Chung/Xinhua)

Dion Cools (C) dari Malaysia berduel dengan Pendant Quang Vinh dari Vietnam selama pertandingan babak ketiga Grup F kualifikasi Piala Asia AFC 2027 antara Malaysia dan Vietnam di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Juni 2025. (Foto: Chong Voon Chung/Xinhua)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Skandal pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia berujung pada petaka besar bagi Harimau Malaya, sekaligus menjadi berkah tak terduga bagi Timnas Vietnam.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi menjatuhkan hukuman berupa kekalahan Walk Over (WO) 0-3 kepada Malaysia atas dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal dan Vietnam.

Keputusan ini dikeluarkan oleh Komite Disiplin dan Etika AFC pada Selasa (17/3/2026). Komite yang diketuai oleh Jahangir Baglari menyimpulkan bahwa Malaysia secara sah menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat (ilegal) saat mereka menang 2-0 atas Nepal dan menang 4-0 atas Vietnam tahun lalu.

Vietnam Melenggang ke Arab Saudi

Karena kedua pertandingan tersebut merupakan bagian dari putaran final kualifikasi Piala Asia 2027 yang berada di bawah yurisdiksi AFC, komite menyatakan hasil sebelumnya dibatalkan. Malaysia dinyatakan kalah 0-3.

Hukuman pencabutan enam poin krusial dari Malaysia ini secara drastis mengubah konstelasi klasemen Grup F.

Imbasnya, Vietnam kini merangsek ke puncak klasemen grup dan secara otomatis menyegel tiket lolos ke putaran final Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Sebaliknya, peluang Malaysia dipastikan tertutup rapat.

Selain membatalkan hasil pertandingan, AFC juga mendenda Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sebesar 50.000 Dolar AS (sekitar Rp788 juta) karena melanggar peraturan kelayakan.

Langkah FAM Selanjutnya

Menyikapi hukuman bertubi-tubi ini, FAM dalam pernyataan resminya mengatakan akan mengajukan permintaan tertulis untuk mendapatkan penjelasan rinci dari komite AFC sebelum mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya. Malaysia masih memiliki hak untuk membawa kasus ini ke Komite Banding AFC dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Kasus ini merupakan buntut panjang dari temuan Komite Disiplin FIFA pada September 2025 lalu. FIFA menetapkan bahwa Malaysia menggunakan dokumen palsu dalam proses registrasi tujuh pemain kelahiran luar negeri: Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Facundo Garces, Jon Irazabal, Gabriel Palmero, dan Hector Hevel.

Sebelumnya, FIFA juga telah mendenda FAM sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp6,2 miliar) dan melarang ketujuh pemain tersebut dari seluruh aktivitas sepak bola resmi selama 12 bulan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang