Ilustrasi pemuda ditangkap karena bangunkan sahur pakai sound horeg di Lamongan, Jawa Timur. (Foto: Generator AI).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Niatnya mau bangunkan warga sahur, tapi caranya malah bikin pening. Sekelompok pemuda di Lamongan, Jawa Timur, gigit jari setelah patroli sahur mereka yang menggunakan sistem suara bertenaga besar alias sound horeg dihentikan paksa polisi. Lucunya, mereka nekat melintas tepat di depan Mapolsek Babat.
Aksi yang berlangsung Sabtu (7/3/2026) dini hari itu melibatkan rombongan pemuda yang mendorong gerobak berisi perangkat pengeras suara dengan dentuman musik yang memekakkan telinga.
“Pemuda tersebut melintas di depan Mapolsek Babat sambil membawa sound system yang dinaikkan di atas kereta dorong atau gledekan (gerobak),” kata Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, Senin (9/3/2026).
Tak cuma gerobak berisik, iring-iringan ini makin ramai karena diikuti rombongan pemuda bermotor di belakangnya. Polisi yang gerah melihat aksi ganggu ketertiban ini langsung bertindak.
“Petugas yang berada di lokasi kemudian langsung menghentikan dan mengamankan para pemuda tersebut untuk dilakukan pendataan serta pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.
Salah satu yang kena garuk adalah pemuda berinisial BS, warga Widang, Tuban. Sebagai efek jera, Kapolsek Babat bahkan berencana memanggil Kepala Desa asal pemuda tersebut untuk ikut serta dalam proses pembinaan.
Dalam penindakan ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit pengeras suara merek Polytron lengkap dengan kereta dorongnya. Polisi pun mengingatkan bahwa membangunkan sahur ada etikanya, bukan asal bising.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan hal-hal positif dan tidak melakukan patrol sahur dengan sound system ataupun konvoi kendaraan yang dapat mengganggu warga lain,” imbau Hamzaid.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










