Dibeli Rp200 Ribu saat Umur 10 Tahun, Domain Ini Kini Laku Rp1,1 Triliun

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 12 Februari 2026 – 05:45 WIB

Situs Ai.com yang dibeli seharga Rp1,1 Triliun. (Foto: FA)

Situs Ai.com yang dibeli seharga Rp1,1 Triliun. (Foto: FA)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Nama domain pendek dan mudah diingat kembali membuktikan nilainya di era kecerdasan buatan. Domain premium ai.com resmi terjual dengan harga 70 juta dolar AS atau sekitar Rp1,1 triliun. Transaksi ini dilakukan oleh pengusaha teknologi asal Malaysia, Arsyan Ismail, kepada CEO Crypto.com, Kris Marszalek.

Penjualan tersebut langsung memecahkan rekor sebagai salah satu transaksi domain termahal yang pernah diumumkan ke publik. Nilainya melampaui penjualan domain CarInsurance.com yang pada 2010 terjual seharga 49,7 juta dolar AS.

Kisah kepemilikan domain ini justru berawal dari keputusan sederhana seorang anak berusia 10 tahun. Arsyan mengaku membeli domain ai.com pada 4 Mei 1993 dengan harga hanya 100 dolar AS. Saat itu, istilah kecerdasan buatan atau artificial intelligence belum populer seperti sekarang.

Ia membeli domain tersebut bukan karena tren teknologi, melainkan karena inisial namanya sendiri, “A.I.”. Pembelian itu dilakukan secara diam-diam menggunakan kartu kredit ibunya.

“Saya pakai kartu kredit ibu saya waktu itu,” kata Arsyan dalam sebuah wawancara media.
Sang ibu sempat marah besar karena tagihan kartu kreditnya muncul untuk pembelian domain internet yang saat itu belum dipahami banyak orang.

Bukti dokumen registrasi menunjukkan domain tersebut didaftarkan pada 4 Mei 1993 dengan alamat pendaftar di Kuala Lumpur, Malaysia. Sejak saat itu, domain tersebut beberapa kali menjadi sorotan, terutama ketika industri AI mulai berkembang pesat.

Pada awal 2023, domain ai.com sempat mengarah ke situs ChatGPT milik OpenAI. Tak lama kemudian, alamat yang sama dialihkan ke x.ai, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk. Perubahan tersebut diduga merupakan bagian dari skema sewa atau negosiasi yang berlangsung sebelum penjualan final dilakukan pada 2026.

Kris Marszalek kemudian mengumumkan secara resmi kepemilikan domain ai.com melalui iklan komersial di ajang Super Bowl 2026. Ia mengungkapkan bahwa pembelian sebenarnya sudah dilakukan sejak April tahun sebelumnya, tetapi dirahasiakan untuk membangun tim dan strategi produk.

Menurut Marszalek, domain ai.com tidak hanya akan menjadi alamat web biasa. Platform tersebut akan diluncurkan sebagai entitas baru yang menawarkan layanan AI Agent personal. Teknologi ini diklaim mampu membantu pengguna menjalankan berbagai tugas kompleks secara otomatis, mulai dari mengirim pesan, mengelola aplikasi, hingga melakukan perdagangan saham.

Transaksi ini menunjukkan bagaimana nilai domain pendek, generik, dan relevan dengan tren teknologi bisa melonjak drastis. Di era AI, alamat web sederhana seperti ai.com bukan sekadar identitas digital, melainkan aset strategis bernilai triliunan rupiah.