Tangkap Peluang “Cuan” Turis Malaysia, Komisi VII Dorong PIK 2 Perbanyak Butik Muslim

Haris Medium.jpeg

Kamis, 5 Februari 2026 – 16:52 WIB

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty (kanan) saat berkeliling di By The Sea Shopping District at Golf Island PIK, dalam kunjungan spesifik pimpinan dan anggota parlemen ke kawasan PIK 2, Kamis (5/2/2026). (Foto: Rizky Rizally/Inilah.com)

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty (kanan) saat berkeliling di By The Sea Shopping District at Golf Island PIK, dalam kunjungan spesifik pimpinan dan anggota parlemen ke kawasan PIK 2, Kamis (5/2/2026). (Foto: Rizky Rizally/Inilah.com)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti tingginya antusiasme wisatawan asal Malaysia yang berbelanja di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Evita di sela-sela Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi VII DPR RI yang diterima langsung oleh Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, di Menara Syariah, PIK 2, Kamis (5/2/2026).

Saat meninjau area By The Sea Shopping District at Golf Island, Evita mengaku terkejut melihat banyaknya wisatawan mancanegara yang berbelanja dalam jumlah besar.

“Saya cukup terkejut (surprised) saat ke By The Sea. Ternyata wisatawan asal Malaysia banyak sekali. Mereka benar-benar datang untuk berbelanja (shopping),” ujar Evita.

Evita mengamati para wisatawan tersebut membawa koper berukuran besar untuk menyimpan barang belanjaan. Fenomena “turis berkoper” ini menandakan daya beli yang tinggi.

“Mereka pakai koper besar-besar. Saat kami tanya, ternyata dari Malaysia. Mereka datang rombongan memang tujuannya khusus untuk belanja,” tambahnya.

Peluang Pasar Busana Muslim

Meski antusias berbelanja di PIK, Evita mendapatkan temuan menarik bahwa para turis tersebut masih harus melanjutkan perjalanan ke Jakarta Pusat demi mencari busana muslim dan kebaya.

Melihat celah pasar tersebut, Evita mendorong manajemen Agung Sedayu Group untuk memperbanyak tenant atau butik busana muslim di pusat perbelanjaan PIK. Hal ini dinilai efektif agar uang yang dibelanjakan wisatawan dapat terserap maksimal di satu kawasan.

“Tadi mereka bilang, ‘Habis ini kami mau ke Jakarta, mau cari kebaya dan baju muslim’. Makanya saya sampaikan kepada CEO Agung Sedayu Group, kebutuhan mereka itu baju muslim dan kebaya. Mungkin bisa dibuatkan area khusus di sini untuk dijual,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Fungsi Pengawasan

Adapun kunjungan kerja spesifik ini dilakukan dalam rangka fungsi pengawasan DPR RI terhadap pengembangan kawasan yang mencakup sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Dalam kunjungan ini, Komisi VII DPR RI didampingi oleh mitra kerja terkait, antara lain perwakilan Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koperasi dan UKM.