Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengungkap pihaknya akan memanggil Insanul Fahmi (IF) untuk diminta konfirmasi terkait perdamaian dengan Inara Rusli (IR), Rabu (21/1/2026). Pemanggilan ini akan berlangsung di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.
Hal tersebut terkait dengan kasus Inara Rusli lebih dulu melaporkan Insanul atas dugaan penipuan. Namun tak lama setelah laporan dibuat, Inara justru mencabut laporan tersebut.
“Untuk besok agenda pemeriksaan untuk IF,” kata Andaru saat dihubungi Inilah.com, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Kendati akan dilakukan pemanggilan besok, Andaru belum mengungkap kepastian waktu Insanul tiba. Ia menyebut masih terus melakukan konfirmasi terkait kedatangan dengan pihak Insanul.
“Untuk waktunya penyidik masih menunggu informasi dari yang bersangkutan,” ujarnya.
Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Imum Nomor B/577/I/RES.1.11/2026/Ditreskrimun tertulis pemanggilan kepada Insanul Fahmi untuk diminta keterangan atas dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan oleh saudari Ina Idola Rusli, atau Inara Rusli.
Insanul diminta untuk menemui penyidik IPTU AGUS AFANDI, S.H. dan tim. Pemeriksaan akan dilakukan Rabu, 21 Januari 2026 bertempat di Ruang Unit IIl Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Agenda pemeriksaan akan berlangsung pukul 10.00 WIB.
Inara Rusli Pilih Berdamai
Selebgram Inara Rusli menarik laporan terhadap Insanul Fahmi dalam kasus dugaan penipuan. Inara mengaku telah berdamai dan menyatakan kesiapannya untuk kembali patuh kepada Insanul sebagai suaminya.
Padahal Insanul diketahui masih tercatat memiliki pernikahan sah dengan Wardatina Mawa. Situasi tersebut turut menyeret perhatian publik, terlebih setelah Mawa menuliskan pesan reflektif menjelang pergantian tahun.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Mawa seolah menyiratkan fase berat yang baru saja ia lalui.
“Tahun lalu bukan hanya tentang yang pergi, tapi tentang bagaimana kita belajar berdiri lagi,” tulis Mawa, dikutip Jumat (2/1/2026).
“Bukan hanya tentang yang hilang, tapi tentang bagaimana Allah mengganti dengan sesuatu yang lebih menenangkan,” tambah Mawa.
Mawa menyebut 2025 sebagai bab yang telah selesai. Ia memilih menutup album lama dan melangkah ke tahun baru dengan meninggalkan luka masa lalu.
“Album lama sudah ditutup. Biarlah yang menyakitkan pulang ke masanya, biarlah yang menunda langkah kita tinggal di belakang,” ujarnya.













