Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam wawancara cegat seusai usai pembukaan perdagangan saham 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2026). (Foto: Antara/Muhammad Heriyanto)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sempat disindir Presiden Prabowo Subianto saat retret Kabinet Merah Putih (KMP) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Kata Purbaya, Presiden Prabowo menyindir masih adanya praktik under invoicing di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang merugikan negara.
“Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan Presiden di Hambalang. Dia bilang, ‘Apakah kita mau dikibulin terus oleh pajak dan bea cukai? Itu pesan ke saya dari Presiden. Walaupun dia enggak ngelihat ke saya tapi kan (arahnya) ke sini dong,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Jumat (9/1/2025).
Purbaya menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Prabowo sempat menyoroti praktik under invoiceing yang rupanya tidak terdeteksi oleh DJBC dan DJP. Terkait hal itu Purbaya menyebut telah membentuk 10 tim LNSW (Lembaga National Single Window) untuk membantu memerangi penyeludupan dengan memanfaatkan sistem teknologi. “Ada praktik under-invoicing yang masih besar yang enggak terdeteksi di pajak dan bea cukai,” kata dia.
Oleh karena itu, Purbaya menekankan akan merapikan DJP dan DJBC ke depan. Namun, dia menegaskan tak segan akan merumahkan pegawai yang masih main-main.
“Jadi dalam waktu sebulan dua bulan akan kita perbaiki perpajakan kita ya. Ditjen Pajak kita perbaiki termasuk penggalakan sistem-sistem yang ada, Cortex segala macam. Termasuk kita lihat ada enggak orang yang masih main-main, sepertinya masih ada. Jadi kita akan beresin,” ucap dia
“Kalau bea cukai ancamannya clear dari sana, bahwa kalau enggak bisa betulin setahun ya betul-betul dirumahin. Jadi saya akan selamatkan supaya 16.000 orang itu tetap bekerja tapi yang bagus yang kerjanya, yang jelek-jelek kita akan rumahkan,” jelasnya.












