Terobosan Medis: Mayapada Hospital Tangerang Bangun Pusat Onkologi Kedokteran Nuklir Senilai Rp150 Miliar

Ikhsan Medium.jpeg

Minggu, 14 Desember 2025 – 23:24 WIB

Mayapada Hospital Tangerang groundbreaking gedung ke-4 yang akan difokuskan untuk pembangunan Pusat Onkologi terpadu yang terintegrasi penuh dengan layanan Kedokteran Nuklir. (Foto: Mayapada Healthcare)

Mayapada Hospital Tangerang groundbreaking gedung ke-4 yang akan difokuskan untuk pembangunan Pusat Onkologi terpadu yang terintegrasi penuh dengan layanan Kedokteran Nuklir. (Foto: Mayapada Healthcare)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jaringan Mayapada Healthcare kembali menggebrak dunia layanan kesehatan nasional. Melalui unitnya, Mayapada Hospital Tangerang (MHTG), mereka secara resmi memulai pembangunan gedung ke-4 dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) yang monumental pada Jumat (12/12/2025). Ekspansi bernilai investasi Rp 150 miliar ini difokuskan untuk mendirikan Pusat Onkologi terpadu yang terintegrasi penuh dengan layanan Kedokteran Nuklir.

Acara seremoni strategis ini dipimpin langsung oleh President Commissioner Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, didampingi oleh President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, dan Hospital Director MHTG, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari. 

Langkah ini merupakan penegasan komitmen grup tersebut untuk memperkuat kapasitas dan memperluas jangkauan layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan Banten dan Jabodetabek.

Fokus Baru: Onkologi Canggih dan Kedokteran Nuklir

Gedung ke-4 MHTG dirancang megah dengan total luas bangunan 7.643 meter persegi, terdiri dari 9 lantai dan 1 basement. Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada tiga lantai utama dan basement yang diproyeksikan menjadi Oncology Center terpadu.

Fasilitas ini akan dilengkapi dengan teknologi medis paling advanced di Asia Tenggara, antara lain Digital PET Scan dan SPECT-CT. Teknologi ini krusial untuk mendukung diagnosis dan perawatan kanker yang komprehensif. Selain itu, pengembangan tahap awal juga mencakup penambahan kapasitas bed rawat inap yang modern.

“Mayapada Healthcare terus berupaya memperkuat akses layanan kesehatan yang esensial bagi masyarakat, termasuk pada penguatan layanan onkologi yang canggih, komprehensif, modern, terintegrasi, dan sesuai dengan protokol internasional,” tegas Jonathan Tahir dalam sambutannya.

Dia menekankan bahwa setiap tahapan perawatan akan tetap mengedepankan prinsip layanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care). Jonathan juga berharap, fasilitas baru ini membuka kolaborasi strategis dengan 200 tenaga medis dan spesialis baru yang akan direkrut.

Integrasi Layanan dan Kemitraan Apollo Hospitals

President Director & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menjelaskan bahwa tower terbaru ini akan memperkuat posisi MHTG sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan terpadu lintas spesialisasi.

Layanan onkologi di MHTG akan diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan Apollo Hospitals India. Kemitraan ini mencakup transfer keahlian klinis, standarisasi protokol berbasis evidence-based, serta penguatan layanan subspesialisasi yang sejalan dengan standar global.

Oncology Center di Gedung ke-4 akan mencakup layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik, meliputi Hot Lab dan Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA), yang terintegrasi dengan layanan radioterapi LINAC dan kemoterapi yang sudah ada.

Target ambisius ditetapkan: fase pertama Tower ke-4 ini ditargetkan rampung pada akhir 2026 atau awal 2027. Setelah itu, fase berikutnya akan menghadirkan layanan spesialisasi unggulan lainnya seperti Aesthetic & Wellness dan Mayapada Eye Centre (MEC). Kehadiran fasilitas lengkap ini diyakini akan memperkuat peran MHTG sebagai pusat rujukan kanker regional.

Topik
Komentar