Unggahan di media sosial yang menampilkan sosok diduga Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi di sebuah Kasino di Singapura. (Foto: Instagram/@cat_warrior_indonesia).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Namun, sorotan kali ini jauh dari urusan prestasi sepak bola. Yunus justru diduga ketahuan sedang bermain di kasino atau judi di Singapura.
Foto yang diduga menampilkan sosok Yunus Nusi beredar luas lewat akun Instagram @cat_warrior_indonesia dan @conan_reborn. Unggahan itu terdiri atas empat slide, dengan wajah pria yang sangat mirip Yunus terlihat cukup jelas pada slide kedua.
Akun tersebut memberikan keterangan bernada sarkastik, seolah mempertanyakan kemiripan orang dalam foto dengan Komisaris Independen PT Angkasa Pura Indonesia itu. “Kayak mirip siapa ya? Tapi enggak mungkin kalau salah satu pimpinan PSSI/Exco kan mereka baik-baik semua, enggak mungkin main ke kasin(o) Singapura ya??,” tulisnya, dikutip Sabtu (13/12/2025).
Dalam unggahan itu, akun tersebut juga men-tag akun resmi PT Angkasa Pura (@pt_angkasapura1) sambil bertanya, “mirip siapa ya.”
Sejak dua hari lalu, unggahan itu langsung membanjiri kolom komentar warganet. Banyak yang menyoroti dan menghubungkannya dengan kondisi sepak bola nasional.
“Kalau gini boleh gak sih beberapa kekalahan timnas dikaitkan dengan dugaan judi juga?,” tanya akun @mas.upin.
Akun lain, @imferrr_, berkomentar, “Pantesan yang dipilih Kluivert, punya hobi yang sama ternyata.”
Sementara @arifbahran menulis kritik pedas, “Liga Indonesia itu jelas-jelas ada mafia bolanya, tapi sampai sekarang belum ditangkap-tangkap juga. Sampai kapanpun kalau di tubuh PSSI masih orang-orang penjudi itu saja yang urus bola, maka selamanya sepak bola Indonesia akan terpuruk.”
Bahkan, tak sedikit yang mengaitkan temuan ini dengan keputusan kontroversial PSSI, seperti pemecatan Shin Tae-yong dan pengangkatan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas. Sebuah postingan dalam grup Facebook menyebut, “Jadi kalian tahu kan kenapa STY dipecat?, enggak bisa disetir dan kalian tau kan kenapa Patrick Kluivert yang di pilih ya karena sama-sama penjudi.”
Hingga berita ini diterbitkan, Inilah.com sudah mencoba mengkonfirmasi Yunus Nusi, namun yang bersangkutan belum merespons ataupun memberikan tanggapan secara tertulis.














