Peringati Hari Disabilitas, GoTo Bagikan Rompi Khusus untuk Ratusan Mitra Tunarungu

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 4 Desember 2025 – 19:10 WIB

Mitra Driver Gojek Penyandang Tunarungu Mendapatkan Rompi Khusus  pada Hari Disabilitas Internasional di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta (3/12/2025). (Foto: Goto)

Mitra Driver Gojek Penyandang Tunarungu Mendapatkan Rompi Khusus pada Hari Disabilitas Internasional di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta (3/12/2025). (Foto: Goto)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Memperingati Hari Disabilitas Internasional, Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) membagikan ratusan rompi khusus kepada mitra driver penyandang tunarungu. Pembagian simbolis dilakukan di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta, Selasa (3/12/2025), dan akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh Indonesia.

Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk menghapus batasan komunikasi di jalan raya. Rompi tersebut dirancang sebagai alat identifikasi visual agar pelanggan mengetahui kondisi mitra driver, sehingga dapat menyesuaikan cara berkomunikasi selama perjalanan.

Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Sutanto, menyatakan bahwa setiap mitra berhak bekerja dengan aman dan setara, tanpa memandang latar belakang fisik.

“Dengan menghadirkan rompi khusus ini, kami berharap mitra driver penyandang tunarungu dapat bekerja dengan lebih nyaman, dan pengguna pun dapat berinteraksi dengan mereka lebih mudah,” ujar Amelia dalam keterangan resminya, Kamis (4/12/2025).

Inisiatif ini disambut antusias oleh para mitra. Filifus Effendi, salah satu mitra driver penyandang tunarungu yang menerima rompi, mengaku bantuan ini meningkatkan kepercayaan dirinya. Sebelumnya, ia kerap merasa minder dan harus meminta maaf di awal percakapan via chat karena kondisinya.

“Rompi baru ini keren dan membuat saya lebih percaya diri dan membantu saya untuk lebih produktif setiap harinya. Semoga dukungan ini bisa terus diperluas dan merangkul lebih banyak mitra driver penyandang tunarungu seperti saya,” ungkap Filifus.

Langkah YGMP ini didasari temuan internal Gojek yang menunjukkan bahwa kendala komunikasi sering memengaruhi produktivitas mitra tunarungu.

Selain rompi, Gojek juga telah menghadirkan fitur pendukung lain seperti chat otomatis untuk memudahkan interaksi, penanda identitas khusus di aplikasi, serta pelatihan pelayanan prima melalui modul ‘Tips Pintar’.

“Kami meyakini bahwa keterbatasan tidak pernah menghalangi para mitra untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi komunitas,” tutup Amelia.

Topik
Komentar