Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat menghadiri acara Jersey Collection by Sarinah X Mills Team Indonesia SEA Games Thailand 2025 Curated By Didit Hediprasetyo Foundation di Terminal 1C, Soekarno-Hatta International Airport, Tangerang, Banten, Senin (1/12) pagi. (Foto: Kemenpora)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Wakil Ketua Umum (Waketum) 1 PBSI, Taufik Hidayat mengungkap alasan pihaknya menurunkan ganda putra non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di SEA Games 2025.
Selain Sabar/Reza, PBSI juga menambah kekuatan lainnya dari sektor tunggal putri, yakni Gregoria Mariska Tunjung.
Taufik berujar, perubahan komposisi pemain ini agaknya jangan dijadikan polemik. Sebab kata dia, ini sudah menjadi keputusan bersama dan melalui pertimbangan yang sangat matang.
“Itu jangan dijadikan polemik, karena itu sudah satu keputusan tim. Jadi dari atas semua memahami, atletnya juga semua udah oke. Jadi itu ada long list, ada short listnya. Jadi mereka siap kapan pun itu,” kata Taufik di Bandara Soetta, Tangerang, Senin (1/12/2025).
Adapun nama keduanya masuk menggantikan dua wakil yang sebelumnya sudah sempat diumumkan PBSI. Mereka adalah Raymond Indra/ Nikolaus Joaquin dari sektor ganda putra dan Thalita Ramadhani Wiryawan, tunggal putri.
“Sama lah kami juga dulu atletnya, mau main ayo, enggak ya sudah, mau diapain gitu. Jadi yang ada di Pelatnas, kapan aja kita harus siap. Jadi enggak boleh ada pertanyaan polemik di luar seperti apa,” tutur Taufik lagi.
Sebelumnya, Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Ricky Soebagdja mengatakan pihaknya siap memenuhi target dua medali emas yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di SEA Games 2025.
Walupun bisa dibilang target yang dibebani, berbanding jauh dari pencapaian edisi sebelumnya ketika Indonesia mampu membawa pulang lima keping emas.
“Kami menyambut baik target yang telah ditetapkan pemerintah. Target tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas persiapan. Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet turun dalam kondisi terbaik dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025).
Sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia, PBSI kata Ricky berkomitmen menghadirkan performa terbaik guna menjaga tradisi emas.
Dalam beberapa bulan terakhir, PBSI lanjut dia telah melakukan persiapan intensif melalui program latihan yang terstruktur, sistematis, dan terukur.
Seluruh atlet yang masuk dalam daftar persiapan
SEA Games menjalani berbagai program peningkatan kemampuan, mulai dari penguatan fisik, pendalaman teknik, hingga pemantapan strategi permainan yang disesuaikan dengan karakter lawan-lawan potensial di turnamen tersebut.
Selain itu, aspek mental dan ketahanan psikologis atlet juga menjadi fokus utama, mengingat tingginya tekanan kompetisi dan ekspektasi publik.
Ricky juga menegaskan pemain dengan performa paling stabil yang akan diturunkan. Tim pelatih dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, hingga ganda campuran telah melakukan evaluasi berkala untuk menilai perkembangan setiap atlet dan menyesuaikan strategi latihan sesuai kebutuhan.














