Ilustrasi. (Foto: istock)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Di tengah meningkatnya kasus penipuan digital, phishing, dan akun palsu yang meniru platform investasi resmi, aplikasi multi-aset Pluang memperkenalkan Sistem Keamanan Tiga Lapis (3L) untuk memperkuat perlindungan pengguna. Sistem ini menghadirkan fitur verifikasi wajah liveness check dan Two-Factor Authentication (2FA) sebagai lapisan keamanan tambahan dalam setiap aktivitas sensitif.
CEO & Co-Founder Pluang Claudia Kolonas mengatakan penguatan sistem keamanan menjadi prioritas utama industri investasi digital. “Keamanan dan kepercayaan pengguna adalah prioritas utama kami di Pluang. Di tengah meningkatnya risiko kejahatan digital, kami terus memperkuat sistem keamanan serta memberikan edukasi agar pengguna dapat berinvestasi dengan aman,” ujarnya.
Lonjakan Phishing dan Impersonation
Dalam beberapa tahun terakhir, industri investasi digital di Indonesia menghadapi peningkatan signifikan kasus phishing, impersonation, dan scam. Pelaku menciptakan grup investasi palsu, website tiruan, hingga aplikasi APK berbahaya yang mengatasnamakan Pluang. Banyak modus menjerat korban dengan meminta OTP, PIN, atau mengarahkan pengguna mengklik tautan berbahaya sehingga dana dan akses akun hilang.
Pluang menilai eskalasi kejahatan ini harus diatasi dengan pendekatan teknologi keamanan yang lebih presisi sekaligus edukasi proaktif kepada pengguna.
Fitur Keamanan Baru: Liveness Check
Dalam pembaruan sistem keamanan 3L, Pluang menghadirkan “Liveness Check”, yakni verifikasi wajah berbasis biometrik untuk memastikan proses verifikasi benar dilakukan oleh manusia asli—bukan foto, video, bot, ataupun penipu.
Fitur ini akan diterapkan pada aktivitas penting seperti:
- Penarikan saldo
- Penarikan aset kripto dari perangkat baru
- Proses reset PIN
- Pluang juga memperkuat fitur keamanan lain yang sudah berjalan, seperti:
- PIN/biometrik & OTP untuk seluruh aktivitas penting
- Two-Factor Authentication (2FA) untuk seluruh proses transfer aset kripto
- Kebijakan perlindungan data pribadi yang mengikuti standar UU PDP
Imbauan Keamanan untuk Pengguna
Pluang mengimbau pengguna agar selalu mengakses platform melalui kanal resmi dan tidak memberikan OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Pluang menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data tersebut dalam bentuk apa pun.
Pengguna diminta mewaspadai pesan, panggilan, atau tautan yang mengatasnamakan Pluang serta menghindari grup WhatsApp, Telegram, atau kanal media sosial yang tidak resmi.
Pluang juga mendorong pengguna mengaktifkan 2FA dan memastikan PIN transaksi bersifat unik untuk meminimalkan risiko peretasan.














