Tangis Bahagia dari Bangku Cadangan Usai Norwegia Pastikan Tiket Piala Dunia 2026

Ivan Medium.jpeg

Selasa, 18 November 2025 – 03:03 WIB

Tangis Bahagia dari Bangku Cadangan Norwegia Usai Pastikan Tiket Piala Dunia 2026

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih tim nasional Norwegia Stale Solbakken mengatakan, tangis haru mengiringi kelolosan negaranya ke Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Italia 4-1 pada laga terakhir Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Milan, Senin (17/11) dini hari WIB.

“Saya terus mendorong tim untuk tampil maksimal. Luar biasa rasanya melihat Are Hokstad (manajer timnas Norwegia-red) menangis di bangku cadangan beberapa menit sebelum laga berakhir. Itulah puncaknya,” ujar Solbakken dikutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Norwegia (NFA), Senin.

Juru taktik berusia 57 tahun itu tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya untuk para pemain dan staf pendukung.

Solbakken menegaskan, keberhasilan Norwegia melaju ke Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kerja keras semua pihak di tim, mulai dari pelatih, pemain, hingga staf pendukung. Oleh karena itu, pencapaian tersebut sangat berarti bagi Solbakken secara pribadi.

“Tentu saja, ini sangat berarti bagi saya. Ketika anda memiliki tanggung jawab yang besar, anda harus bekerja sepanjang waktu. Baru sekarang saya bisa merasa santai dan mulai sedikit memikirkan apa yang akan menanti kami di laga-laga berikutnya (awal tahun 2026-red) termasuk Nations League,” kata pelatih yang pernah menangani FC Kopenhagen pada 2013-2020 tersebut.

Sebanyak empat gol Norwegia ke gawang Italia dicetak oleh Erling Haaland (78′ dan 79′), Antonio Nusa (63′) serta Jorgen Strand Larsen (90’+3′). Tuan rumah melesakkan gol lewat aksi Pio Esposito (11′).

Tiga angka dari laga itu membuat Norwegia lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sebagai pemimpin klasemen akhir Grup I kualifikasi, menyapu bersih semua atau delapan laga dengan kemenangan (24 poin).

Sepanjang sejarah, Norwegia sudah mengikuti tiga edisi Piala Dunia yaitu pada 1938, 1994 dan, terakhir, 1998.

Sementara Italia berada di posisi dua klasemen dengan menorehkan 18 poin dari delapan laga, serta harus mengikuti babak playoff untuk memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026.

Topik
Komentar