Toyota Ajukan Merek Dagang GR MR2 dan GR MR-S: Kebangkitan Legenda Mid-Engine Resmi Dimulai

Kabar yang ditunggu-tunggu selama lebih dari dua dekade oleh para petrolhead kini terkuak. Toyota baru saja mengamankan aset intelektual paling berharga bagi penggemar mid-engine: nama GR MR2 dan GR MR-S.

Langkah tegas ini, yang terungkap melalui pengajuan merek dagang, secara efektif mengakhiri rumor dan berspekulasi, serta mengonfirmasi bahwa mobil sport dua tempat duduk legendaris tersebut sedang dalam perjalanan menuju kebangkitan.

Laman Carscoops melaporkan bahwa GR MR2 diposisikan untuk memperkuat lini kendaraan performa tinggi Gazoo Racing (GR) yang sedang gencar-gencarnya dibangun oleh Chief Engineer Akio Toyoda. MR2 akan bergabung dengan jajaran elite seperti GR Yaris, GR Corolla, GR86, GR Supra, dan model baru yang sangat dinantikan seperti GR Celica, serta flagship supercar GR GT.

Pengajuan Merek Dagang: Sinyal Go-Ahead

Aksi hukum Toyota dilakukan dalam waktu yang sangat berdekatan, menunjukkan urgensi dan perencanaan yang matang. Toyota mengajukan merek dagang GR MR2 ke Kantor Paten Jepang pada 25 November 2025 untuk kategori kendaraan dan suku cadang. Hanya dua hari berselang, perusahaan mendaftarkan nama GR MR-S di Kantor Paten Australia.

Penggunaan dua nama berbeda, MR2 (singkatan dari Midship Runabout 2-Seater) dan MR-S (yang merupakan singkatan dari Midship Runabout-Sports, nama untuk generasi ketiga di Jepang), belum dijelaskan secara resmi oleh Toyota. Namun, analisis pasar memprediksi ini adalah strategi branding untuk pasar yang berbeda, mengikuti sejarah penamaan model tersebut.

Meskipun Toyota belum mengeluarkan konfirmasi resmi, timing pengajuan merek dagang ini, ditambah dengan petunjuk-petunjuk tersembunyi sebelumnya, mengindikasikan bahwa pengembangan model baru ini sudah berjalan lancar dan melewati tahap perencanaan awal. Jika seluruh proses Research and Development (R&D) berjalan tanpa hambatan, GR MR2 diprediksi akan mengaspal pada rentang tahun 2027 atau 2028.

Warisan Mid-Engine yang Menggoda

MR2 bukanlah nama sembarangan. Generasi pertamanya hadir pada 1984 sebagai mobil dua tempat duduk dengan konfigurasi mesin tengah dan penggerak roda belakang yang terjangkau.

Generasi kedua (1989) kemudian menuai pujian internasional dan mendapat julukan ikonik ‘Ferrari Rakyat’ berkat desain agresif dan performa superiornya.

Generasi ketiga pada 1999 mengambil pendekatan yang lebih fokus pada roadster ringan sebelum produksi dihentikan secara diam-diam pada 2007.

Petunjuk Tersembunyi dari Prototipe dan Anime

Kebangkitan MR2 bukan isu baru. Rumor memanas ketika Toyota memperkenalkan konsep FT-Se (Future Toyota Sports electric) pada Japan Mobility Show, Desember 2023. Proporsinya yang menyerupai mobil sport mesin-tengah klasik langsung memicu perbandingan dengan MR2.

Meski konsep itu berwujud mobil listrik, petunjuk kemudian mengarah pada kemungkinan kembalinya mesin pembakaran internal (ICE). Pada Januari 2025, Toyota memamerkan prototipe pengembangan GR Yaris M di Tokyo Auto Salon. Mobil ini menggunakan mesin 2.0 liter turbo empat silinder yang dipasang di tengah dan dipadukan dengan sistem AWD. 

Para insinyur Toyota secara terbuka memberi isyarat, menyebutnya sebagai ‘MR-sesuatu’.

Meskipun sempat ada isu R&D awal, pengajuan merek dagang ini menjadi bukti bahwa pengembangan terus berlanjut, didukung pula oleh petunjuk tersembunyi yang muncul dalam serial anime GRIP, yang tampak sudah lama menyiratkan kebangkitan MR2. Toyota tampaknya siap menyajikan konfigurasi mid-engine nan memukau di era Gazoo Racing.