Timnas Indonesia U-22 Hanya Ditarget Medali Perak, Hokky: Mungkin Pesimis

SEA Games 2025

Haris Medium.jpeg

Senin, 24 November 2025 – 05:11 WIB

Hokky Caraka saat masuk menggantikan Rafael Struick melawan Timnas Vietnam di laga AFC Cup Qatar 2025. (@tamatofficial)

Hokky Caraka saat masuk menggantikan Rafael Struick melawan Timnas Vietnam di laga AFC Cup Qatar 2025. (@tamatofficial)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemain Timnas Indonesia U-22 sekaligus penyerang Persita Tangerang, Hokky Caraka, turut mengomentari target medali yang dibebankan kepada timnya untuk SEA Games 2025.

Sesuai pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, skuad Garuda Muda hanya dipatok meraih medali perak, bukan emas.

Usai pertandingan Persita versus Malut United FC pada pekan ke-13 Super League 2025/2026, Minggu (23/11/2025), Hokky menegaskan para pemain, staf, dan pelatih sejatinya memiliki tekad kuat untuk kembali membawa pulang medali emas.

“Ya mungkin pesimis, tapi para pemain pasti optimistis. Harusnya kita optimistis dapat emas karena kita punya asa itu sih,” kata Hokky kepada awak media.

Pemain yang sempat menyumbang assist dalam laga uji coba antara Timnas Indonesia U-22 dan Mali U-22 beberapa waktu lalu itu, mengaku tidak tahu pasti alasan timnya hanya dibebani target medali perak.

“Kalau dari pemain sih pasti pinginnya emas. Pelatih, pemain, official, semua pasti pingin emas. Tapi ya enggak ada yang tahu juga. Kenapa target perak,” kata pemain berusia 21 tahun itu.

Target minimal medali perak memang cukup mengagetkan, karena Indonesia berstatus sebagai juara bertahan, setelah meraih medali emas pada edisi sebelumnya.

Ditambah lagi, persiapan tim yang dilatih Indra Sjafri bisa dibilang maksimal. Bahkan PSSI rela mengosongkan agenda FIFA Matchday November untuk tim senior, guna memberikan kesempatan Timnas U-22 menempa diri melawan kekuatan Afrika, seperti Mali U-22.

Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Tim Merah Putih menunjukkan perkembangan positif. Meski kalah telak 0-3 di laga perdana, Sabtu (15/11/2025), Timnas Indonesia U-22 memberi perlawanan sengit dengan menahan imbang 2-2 di pertemuan kedua tiga hari berselang.

Hasil imbang itu menjadi pertanda Muhammad Ferarri dan kolega cukup siap mengincar medali emas pada ajang yang berlangsung di Thailand bulan depan. Pasalnya, Mali U-22, bukan tim sembarangan, bahkan dihuni salah satu wonderkid Manchester United, Sekou Kone.

Sementara itu, pelatih Indra Sjafri berujar penentuan target medali ini sudah sesuai dengan pembahasan dan kesepakatan bersama antara tim review, Kemenpora, PSSI dan tim pelatih.

Terlebih lagi, penentuan target ini juga menyesuaikan jangka waktu persiapan yang dilakukan Tim Nasional. Praktis, sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala, Indra Sjafri hanya punya waktu efektif selama kurang lebih dua bulan untuk menyiapkan tim sebelum dimulainya perhelatan SEA Games 2025, 5 Desember mendatang.

“Sesuai waktu yang tersedia dalam menyiapkan Timnas SEA Games sampai pelaksanaan SEA Games tanggal 5 Desember (dua kali TC yaitu tahap satu di Oktober dan tahap dua di November),” kata Indra kepada Inilah.com, Jumat (21/11/2025).

Topik
Komentar