Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menyampaikan paparannya dalam konferensi pers kesiapan layanan Telkomsel jelang Natal dan Tahun Baru. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Komitmen #MelayaniSepenuhHati diuji jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Telkomsel, sebagai operator seluler terbesar di Indonesia, langsung tancap gas dengan memastikan jaringan yang andal dan layanan yang mudah dijangkau di seluruh pelosok negeri. Ini bukan gertakan, melainkan kesiapan operasional totalitas.
Kesiapan Telkomsel tampak dari penyiagaan total 30 posko layanan pelanggan, yang terdiri atas 17 Posko Utama dan 13 Posko Reguler. Posko-posko ini tersebar di berbagai titik strategis keramaian, mulai dari bandara, jalur mudik utama, pusat perbelanjaan, hingga tempat-tempat ibadah.
Periode layanan posko tersebut berlangsung bervariasi, dimulai paling awal 1 Desember 2025 hingga berakhir paling akhir 16 Januari 2026. Artinya, Telkomsel siap tempur selama lebih dari satu bulan penuh.
Posko-posko strategis ini hadir di lokasi-lokasi ikonik seperti Bandara Kuala Namu (Deli Serdang), Jam Gadang (Bukittinggi), Taman Mini Indonesia Indah (Jakarta Timur), Pantai Carita (Pandeglang), hingga kawasan heritage Malioboro (Yogyakarta) dan Pantai Kuta (Badung).
Di lokasi-lokasi tersebut, pelanggan bisa mendapatkan layanan lengkap, mulai dari produk mobile, layanan rumah tangga (IndiHome, Orbit), penukaran Telkomsel Poin, migrasi kartu SIM/eSIM, hingga bantuan MyTelkomsel.
Teknologi AI dan 5G Memperkuat Benteng Jaringan
Kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama mengingat lonjakan trafik data diproyeksikan akan meroket hingga 17,9 persen selama periode Nataru. Aktivitas video streaming dan media sosial menjadi penyumbang terbesar dari kenaikan masif ini.
Prediksi Telkomsel sungguh mencengangkan: pada periode tersibuk atau puncak penggunaan, total volume data yang digunakan pelanggan secara bersamaan akan mencapai angka tertinggi, yaitu 76,49 Petabyte (PB). Angka ini setara dengan lebih dari 78.000 Terabyte, sebuah volume kolosal yang menuntut kapasitas jaringan super besar agar tidak terjadi down atau kelambatan masif.
Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menjelaskan langkah antisipasinya. Optimalisasi jaringan 4G/5G difokuskan pada 437 Points of Interest. Operasi ini didukung penuh oleh 38 Compact Mobile Base Transceiver Station (COMBAT), unit BTS bergerak yang siap ditempatkan di lokasi padat dadakan. Seluruhnya dipantau dari 15 Posko Siaga Network.
Lebih lanjut, teknologi canggih turut dikerahkan. Jaringan 5G Telkomsel, yang diperkuat teknologi kecerdasan artifisial (AI) Autonomous Network, ditargetkan beroperasi di lebih dari 5.000 BTS pada akhir tahun. Ini adalah jaminan kualitas koneksi di tengah badai trafik.
Layanan Digital dan Penawaran Spesial
Di lini layanan, Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo memastikan seluruh tim siaga penuh, siap melayani dengan ramah di semua titik, termasuk melalui aplikasi digital dan media sosial.
Sementara itu, dari sisi pasar, Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, memastikan momen Nataru diperkaya dengan beragam penawaran spesial untuk semua produk, mulai dari SIMPATI, Halo, by.U, hingga IndiHome dan Orbit.
Seluruh persiapan infrastruktur dan layanan ini adalah wujud nyata komitmen Telkomsel untuk hadir dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia di penghujung tahun, memastikan selfie Natal dan video ucapan Tahun Baru lancar tanpa hambatan jaringan.














