Ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD City, Tangerang tak hanya menjadi etalase penjualan, tetapi juga panggung adu teknologi. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memanfaatkan momentum ini dengan cara yang elegan: membedah secara eksklusif ‘jeroan’ teknologi andalan mereka, Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid, melalui Technology Exhibit.
Langkah ini bukan sekadar gimmick. Daihatsu ingin publik memahami bahwa elektrifikasi tidak melulu soal mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV), tetapi juga inovasi hybrid yang cerdas dan efisien.
Design Engineering Division Head R&D PT ADM Anjar Rosjadi turun langsung menjelaskan arsitektur mesin ini. Ia menegaskan bahwa Rocky e-SMART Hybrid dibangun di atas platform revolusioner DNGA (Daihatsu New Global Architecture). Platform ini menjamin struktur kendaraan yang lebih rigid namun ringan, stabil, dan memberikan kenyamanan optimal sesuai kontur jalanan Indonesia.
Cara Kerja Unik: Mesin Hanya Jadi ‘Genset’
Poin paling menarik dari paparan Anjar adalah sistem kerja Series Hybrid yang diusung Rocky. Berbeda dengan hybrid paralel pada umumnya, roda Rocky e-SMART Hybrid sepenuhnya 100 persen digerakkan oleh motor listrik. Lantas, apa fungsi mesin bensinnya?
Mesin bensin 1.2L WA-VEX yang tertanam di balik kap mesin semata-mata berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Karena hanya fokus menjadi generator, mesin ini mampu mencapai efisiensi termal hingga 40 persen, salah satu angka tertinggi di kelasnya.
“Rocky e-SMART Hybrid memberikan sensasi berkendara layaknya mobil listrik murni yang responsif dan senyap, namun tanpa kecemasan akan kehabisan daya karena mesin bensin siap mengisi baterai secara otomatis,” jelas Anjar.
Energi listrik disimpan dalam baterai lithium-ion berkapasitas 177,6 volt. Posisi baterai diletakkan secara cerdik di bawah kursi belakang, sehingga ruang kabin tetap lega dan titik berat kendaraan (center of gravity) tetap rendah demi stabilitas. Tak main-main, Daihatsu berani memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer.
Iritnya Tembus 34,8 Km/Liter!
Kombinasi sistem series hybrid dan desain transaxle yang ringkas menghasilkan efisiensi bahan bakar yang mencengangkan. Berdasarkan metode pengujian JC08 (Japan Cycle 08), Rocky Hybrid mampu menenggak bensin hanya 1 liter untuk jarak tempuh 34,8 kilometer!
Angka emisi karbonnya pun sangat rendah, yakni hanya 83 gram CO₂/km, menjadikannya salah satu compact SUV paling ramah lingkungan saat ini. Selain itu, fitur Smart Pedal memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal, sekaligus mengonversi energi pengereman menjadi tenaga listrik (regeneratif).
Kenyamanan kabin juga ditingkatkan signifikan. Indeks artikulasi kabin mencapai 84,4 persen, berkat penambahan material peredam suara di berbagai titik vital, membuat percakapan di dalam mobil jauh lebih jernih dan senyap.
Fitur Keselamatan ASA: Standar Tinggi Daihatsu
Tak hanya soal irit, Daihatsu juga royal dalam fitur keselamatan. Rocky Hybrid dibekali teknologi keselamatan aktif ASA (Advanced Safety Assist) yang terdiri dari delapan fungsi canggih.
Fitur-fitur tersebut meliputi:
– Collision Warning & Avoidance Assist Brake (mendeteksi mobil, motor, dan pejalan kaki).
– Lane Departure Warning & Prevention.
– Pedal Misoperation Control (mencegah mobil loncat akibat salah injak pedal).
– Front Departure Alert (pengingat saat macet).
– Auto High Beam, hingga Stagger Alarm untuk mendeteksi kelelahan pengemudi.
Selain itu, fitur standar seperti enam SRS Airbag, ABS, EBD, VSC (Vehicle Stability Control), HSA (Hill Start Assist), dan Blind Spot Mirror sudah tersemat rapi.
“Ini adalah solusi mobilitas yang cocok untuk perkotaan: responsif, irit, rendah emisi, dan aman,” ucap Anjar.
Lewat bedah teknologi ini, Daihatsu seolah ingin menegaskan posisinya sebagai pemain kunci di era transisi energi, menawarkan solusi yang realistis dan terjangkau bagi konsumen Indonesia.













