Selat Hormuz Memanas: Iran Siapkan ‘Aturan Khusus’ Balas Ancaman Blokade Trump

Eskalasi ketegangan di urat nadi energi dunia, Selat Hormuz, memasuki babak baru yang semakin mengkhawatirkan. Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan rencana pemberlakuan aturan khusus lalu lintas kapal di wilayah strategis tersebut sebagai respons atas tekanan militer Amerika Serikat.

Juru Bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menegaskan bahwa Selat Hormuz bukan sekadar jalur pelayaran biasa, melainkan aset strategis nasional yang akan digunakan sebagai posisi tawar dalam diplomasi internasional.

“Selat Hormuz adalah aset strategis negara kami. Seperti halnya aset yang digunakan sebagai alat tawar dalam hubungan dengan negara lain, perlu dibuat aturan khusus,” ujar Mohajerani kepada RIA Novosti, Rabu (15/4/2026).

Diplomasi Buntu di Islamabad

Langkah keras Teheran ini bukan tanpa alasan. Situasi memuncak setelah upaya diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, berakhir dengan kegagalan total.

Padahal, pada 11 April lalu, harapan perdamaian sempat muncul ketika kedua negara sepakat untuk memulai perundingan pasca-pengumuman gencatan senjata selama dua pekan oleh Presiden AS Donald Trump. Namun, optimisme itu hanya bertahan sekejap.

Sehari setelah perundingan dimulai, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa delegasi Amerika Serikat kembali dengan tangan hampa tanpa adanya kesepakatan yang dicapai.

Gertakan Blokade Donald Trump

Kegagalan di meja perundingan langsung diikuti oleh instruksi agresif dari Gedung Putih. Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mulai memberlakukan blokade terhadap semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.

Tak berhenti di situ, Trump juga memerintahkan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat setiap kapal yang kedapatan membayar pungutan atau “uang melintas” kepada Iran di jalur tersebut.

Iran Pasang Badan demi Kedaulatan

Menanggapi ancaman blokade tersebut, Mohajerani memastikan bahwa Iran tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan Teheran akan mengerahkan segala sumber daya untuk memastikan kedaulatan mereka atas Selat Hormuz tetap dihormati oleh dunia internasional.

“Kami akan menggunakan semua cara yang diperlukan agar kepentingan nasional terkait kedaulatan atas Selat Hormuz dihormati,” tegasnya.

Dunia kini menanti, apakah’aturan khusus’ yang disiapkan Iran ini akan menjadi pemicu konfrontasi fisik di laut, ataukah hanya bagian dari adu urat syaraf tingkat tinggi antara Teheran dan Washington.