Dominasi raksasa teknologi Korea Selatan di rantai pasok Apple kian tak tergoyahkan. Samsung Display dan LG Display dilaporkan resmi mengamankan kontrak sebagai pemasok utama panel OLED untuk seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun ini.
Langkah Apple ini mempertegas ketergantungan mereka pada teknologi layar kelas wahid guna menjaga gengsi seri ‘Pro’ mereka. Mengutip Sam Mobile, Senin (11/5/2026), kedua perusahaan tersebut akan memproduksi panel OLED berbasis Low-Temperature Polycrystalline Oxide Plus (LTPO+).
Teknologi LTPO+ merupakan lompatan besar dibanding panel LTPO standar yang digunakan pada seri iPhone 17. Inovasi ini menawarkan efisiensi daya yang jauh lebih baik berkat penggunaan material oksida pada switching TFT sekaligus driving TFT. Hasilnya, pengaturan arus listrik ke lapisan OLED menjadi lebih presisi, memberikan kualitas cahaya maksimal namun tetap irit baterai.
BOE Gagal Penuhi Standar Ketat Apple
Kabar kurang sedap justru datang dari produsen layar asal China, BOE Technology Group. Perusahaan yang sempat masuk dalam lingkar dalam Apple ini dilaporkan gagal memenuhi kualifikasi produksi panel LTPO+ untuk seri iPhone 18 Pro.
BOE dinilai tidak mampu memenuhi standar tinggi Apple, baik dari segi kualitas teknis maupun kuantitas produksi secara massal. Padahal, sebelumnya BOE sempat dipercaya memasok panel untuk beberapa model iPhone 17.
Kegagalan BOE menjadi berkah bagi Samsung. Perusahaan pimpinan Lee Jae-yong ini berhasil meningkatkan kapasitas produksinya sebesar 10 hingga 15 persen dibandingkan semester pertama 2025. Kesiapan manufaktur inilah yang membuat Apple tak ragu memberikan mandat besar kepada Samsung.
Ratusan Juta Panel Siap Dikirim
Secara angka, volume pesanan Apple kali ini sangat fantastis. Samsung diperkirakan bakal memasok sekitar 146 juta panel OLED kepada raksasa Cupertino tersebut. Sementara itu, LG Display diproyeksikan kebagian jatah memasok lebih dari 82 juta unit.
Meski terdepak dari seri premium iPhone 18 Pro, BOE tidak sepenuhnya kehilangan muka. Apple dikabarkan masih akan menggunakan panel buatan perusahaan China itu untuk model-model lama maupun varian non-premium.
Nama-nama seperti iPhone 14, iPhone 15, hingga varian terbaru seperti iPhone 16e dan iPhone 17e masih akan menggunakan layar besutan BOE.
Kesenjangan Teknologi yang Melebar
Fenomena ini memotret realitas persaingan industri layar global. Kesenjangan teknologi antara duo Korea (Samsung-LG) dengan produsen China seperti BOE tampaknya kian melebar sejak Apple mengadopsi layar LTPO secara masif.
Walaupun BOE secara teknis mampu memproduksi panel jenis LTPO, kapasitas dan kestabilan produksinya disebut belum mampu mengimbangi tuntutan skala ekonomi Apple yang masif. Bagi konsumen, dominasi Samsung dan LG di seri iPhone 18 Pro ini menjadi jaminan bahwa sektor visual pada ponsel kasta tertinggi Apple tersebut akan tetap menjadi yang terbaik di kelasnya.












