Pemegang saham PT Timah (Persero) Tbk (TINS) secara resmi menyetujui perubahan signifikan dalam susunan pengurus perusahaan. Keputusan strategis ini diketok dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung tertib di Jakarta pada Jumat (12/6/2026).
Perombakan ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi efisiensi bisnis korporasi pelat merah tersebut di tengah dinamisnya pasar komoditas global.
Dalam keputusan rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat anggota direksi sebelumnya, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, yang telah menyelesaikan masa tugasnya lantaran mendapatkan penugasan baru di tempat lain.
Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan, RUPST sekaligus menetapkan figur baru untuk memperkuat jajaran nakhoda perseroan ke depan.
Komitmen Penguatan Tata Kelola Bisnis Timah
Direktur Utama PT Timah Tbk Restu Widiyantoro menegaskan, perombakan ini merupakan langkah taktis korporasi untuk menjawab tantangan industri tambang yang kian kompleks di masa mendatang. Ia menyatakan bahwa susunan manajemen baru ini memikul tanggung jawab besar untuk mempertahankan keberlanjutan bisnis perusahaan.
“Susunan pengurus saat ini akan terus berkomitmen untuk terus memperkuat langkah perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan kinerja operasional, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Restu Widiyantoro usai jalannya rapat di Jakarta.
Langkah penyegaran ini dinilai krusial mengingat emiten berkode saham TINS tersebut tengah fokus memacu efisiensi operasional hulu ke hilir. Kehadiran struktur pengurus baru ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga soliditas internal sekaligus meningkatkan kepercayaan para investor publik di pasar modal.
Harry Budi Sidharta Geser ke Kursi Direktur Strategi
Salah satu poin penting dalam perombakan manajemen kali ini adalah pergeseran posisi internal direksi. Jabatan yang ditinggalkan oleh Suhendra kini resmi diamanahkan kepada Harry Budi Sidharta.
Harry bukanlah orang baru di lingkaran puncak manajemen TINS; ia sebelumnya telah mengawal jalannya roda bisnis perusahaan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Direktur Utama. Melalui mandat RUPST terbaru ini, ia kini didapuk untuk menakhodai pos Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha, sebuah posisi vital yang menjadi otak dari rencana ekspansi jangka panjang perusahaan.
Di sisi lain, posisi komisaris juga diisi oleh kombinasi figur profesional dan independen yang diharapkan mampu memperketat fungsi pengawasan tata kelola perusahaan (good corporate governance).
Berikut adalah susunan lengkap jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Timah Tbk yang telah disepakati dan disahkan dalam RUPST per 12 Juni 2026:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama (Independen): Agus Rohman
- Komisaris (Independen): Yuslih Ihza Mahendra
- Komisaris: Rizani Usman
- Komisaris (Independen): M. Hita Tunggal
- Komisaris: Eniya Listiani Dewi
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Restu Widiyantoro
- Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha: Harry Budi Sidharta
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani
- Direktur Operasi: Handy Geniardi
- Direktur Produksi dan Komersial: Ilhamsyah Mahendra
- Direktur SDM dan Transformasi Korporasi: Ratih Mayasari.










