Byon Combat Showbiz Vol.6. (Foto: vidio)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Byon Combat Showbiz Vol.6 kembali menghadirkan duel panas Indonesia vs Malaysia. Gelaran yang akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, menyuguhkan total 12 pertarungan bergengsi yang mencakup boxing, kickstriking, hingga perebutan sabuk ICB International Belt dan dua gelar WBA Asia.
Event ini menjadi kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, ketika Indonesia menundukkan Malaysia dengan skor telak 8–1 pada Byon Combat Showbiz Vol.4. Kehadiran para petarung Malaysia kali ini membawa misi balas dendam, memanaskan tensi rivalitas dua negara.
Menjelang hari pertandingan, panitia akan menggelar Weigh-In dan konferensi pers kedua pada 21 November 2025, yang terbuka untuk publik bagi pemegang tiket maupun pembeli PPV di Vidio.
Dalam dua tahun terakhir, Byon Combat mencatatkan pencapaian besar. Pada Juni lalu, Byon Combat Showbiz Vol.5 resmi meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Pertunjukan Olahraga Kombat dengan Transaksi Pay-Per-View Terbanyak melalui Layanan Streaming,” melalui tayangan di Vidio. Catatan tersebut juga menempatkan Byon Combat sebagai promotor Indonesia dengan transaksi PPV tertinggi di Asia untuk ajang sejenis.
Pada edisi keenam ini, lima partai utama siap menjadi sorotan. Laga utama mempertemukan Ronal dan Putra Abdullah. Ronal memperoleh tiket duel setelah mengalahkan Fahri, sementara Putra memicu drama menjelang pertandingan dengan menyebut Ronal sebagai petarung tanpa IQ. Keduanya menjanjikan duel panas sejak ronde pertama.
Pada co-main event, Uncle Kong akan berhadapan dengan Nidal “King Joker” untuk memperebutkan sabuk ICB International Belt. Uncle Kong dikenal sebagai petinju yang seluruh laganya berakhir KO atau penuh darah, sementara Nidal memiliki reputasi sebagai penghancur petinju bergaya infighter.
Partai lain mempertemukan Fahri melawan Kabilan dari Malaysia, Serieal Effendy yang menjalani laga terakhirnya melawan juara IFMA Ammarul, serta duel Fabian Farhan yang menggantikan Brian Lawitan untuk menghadapi Izat Zaki, petarung Malaysia dengan reputasi pukulan dan tendangan paling keras di negaranya.
Selain lima partai utama, terdapat tujuh laga tambahan, termasuk duel Haris Sofyan melawan Jordan Boy yang kembali ke ring, rematch Felmy Sumaehe melawan Tenkai Tsunami untuk sabuk WBA Asia, serta pertarungan Ongen Saknosiwi mempertahankan sabuk WBA Asia melawan Lito Badenas dari Filipina.
Presiden Byon Combat, Yoshua Marcellos, menyebut pencapaian PPV sebanyak 536 ribu pembelian menjadi bukti meningkatnya daya tarik olahraga kombat di Indonesia. “Kita mampu mewujudkan hal-hal yang sebelumnya terasa mustahil. Indonesia vs Malaysia kembali hadir, dan ini baru permulaan,” ujar Yoshua.
Vidio kembali menjadi official broadcaster untuk tayangan PPV Byon Combat Showbiz Vol.6. Tiket normal dijual mulai Rp150.000 hingga Rp1.800.000 melalui Kiostix, sementara PPV dibanderol Rp59.000 dan dapat dibeli via platform Vidio.
Gelaran ini menjadi kesempatan terakhir untuk melihat ketegangan antara para petarung sebelum naik ring. Weigh-In dan konferensi pers juga akan disiarkan secara langsung melalui YouTube Celloszxz dan platform Vidio.














