Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). (Foto: nst)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akhirnya buka suara menanggapi putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait sanksi pemalsuan dokumen yang menjerat tujuh pemain naturalisasi tim nasional Malaysia. Meski menghormati yurisdiksi CAS, FAM menilai hukuman yang dijatuhkan tidak proporsional.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari Jumat (6/3), FAM mengungkapkan kekecewaannya atas sanksi larangan bertanding selama 12 bulan yang tetap menimpa para pemain. Menurut pandangan federasi, ketujuh pemain tersebut sama sekali tidak terlibat dan tidak memiliki pengetahuan terkait proses urusan administrasi pendaftaran.
“FAM menilai keputusan ini sangat mengecewakan bagi para pemain. Ketujuh pemain tersebut adalah warga negara Malaysia yang sah dan telah diberikan kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan hukum Malaysia yang berlaku,” tegas pihak FAM.
Seperti diberitakan sebelumnya, CAS pada hari Kamis (5/3) mengeluarkan putusan yang memodifikasi sanksi awal dari FIFA. CAS menyatakan bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen kelayakan memang terbukti. Namun, hukuman diringankan dari larangan total beraktivitas di dunia sepak bola menjadi hanya larangan tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan.
Kasus ini bermula pada September 2025 lalu ketika FIFA menjatuhkan sanksi berat menyusul temuan manipulasi dokumen kelayakan. Modus tersebut diduga digunakan agar para pemain bisa membela skuad Harimau Malaya dalam laga Kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam pada Juni 2025.
Adapun tujuh pemain yang tersandung kasus ini adalah pemain klub LaLiga Deportivo Alaves, Facundo Garces; Gabriel Arrocha (Unionistas de Salamanca); Rodrigo Holgado (America de Cali); Imanol Machuca (Velez Sarsfield); serta trio Johor Darul Ta’zim (JDT) yakni Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Berkat putusan terbaru CAS, mereka kini setidaknya diizinkan untuk kembali berlatih bersama klub masing-masing.
Meski sanksi bagi pemain mendapat keringanan dari CAS, FAM sendiri tidak luput dari hukuman finansial yang berat. CAS menetapkan bahwa denda yang dijatuhkan FIFA kepada federasi sepak bola Malaysia tersebut tidak berubah, yakni sebesar 350.000 Franc Swiss (CHF) atau setara dengan Rp7,61 miliar.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










