Reaksi Keras Carragher hingga Arne Slot Coret Mo Salah dari Skuad Liverpool Lawan Inter Milan

Konflik internal di tubuh Liverpool mencapai titik didih. Legenda klub, Jamie Carragher, melancarkan serangan verbal brutal terhadap Mohamed Salah, menyebut tindakan sang pemain “memalukan” dan “penuh rekayasa”.

Situasi kian memanas setelah pihak klub mengonfirmasi bahwa Salah dicoret dari skuad untuk laga Liga Champions melawan Inter Milan, Selasa (9/12/2025) malam waktu setempat.

Drama ini bermula dari wawancara eksplosif Salah usai Liverpool ditahan imbang 3-3 oleh Leeds United di Elland Road, Sabtu lalu. Salah, yang hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga, mengeluh bahwa dirinya dijadikan “kambing hitam” atas performa buruk tim dan secara spesifik menyebut nama Carragher sebagai salah satu pengkritiknya.

Carragher: Itu Bukan Emosi, Itu Skenario Agen!

Menanggapi serangan Salah, Jamie Carragher tidak tinggal diam. Dalam program Monday Night Football di Sky Sports, mantan bek yang mencatatkan 737 penampilan untuk The Reds itu membongkar motif di balik pernyataan Salah.

“Saya pikir apa yang dia lakukan setelah pertandingan itu sungguh memalukan (disgraceful). Beberapa orang menggambarkannya sebagai luapan emosi sesaat, tapi saya tidak berpikir demikian,” ujar Carragher dengan nada tinggi.

“Setiap kali Salah berhenti di mixed zone—yang mana hanya dia lakukan empat kali dalam delapan tahun di Liverpool—itu adalah skenario yang sudah diatur (choreographed) antara dia dan agennya.3 Tujuannya jelas: untuk menimbulkan kerusakan maksimal dan memperkuat posisi tawarnya sendiri,” tuding Carragher.

“Dia Mengorbankan Bek Kanan Liverpool Selama 8 Tahun”

Carragher juga menyoroti komentar Salah yang merasa dikorbankan (thrown under the bus) oleh klub. Menurut Carragher, justru Salahlah yang selama ini menyusahkan rekan setimnya, namun selalu dimaafkan karena kontribusi golnya.

“Soal mengorbankan orang lain, dia (Salah) telah mengorbankan setiap bek kanan Liverpool selama delapan tahun. Bisakah Anda bayangkan bermain di belakangnya selama delapan tahun? Tapi kita menerimanya karena dia seorang superstar dan mencetak 250 gol,” tegas Carragher.

“Namun, dengan manajer saat ini (Arne Slot), seharusnya dia melakukan segala cara untuk membantu klub keluar dari rekor terburuk sejak tahun 1950-an. Dia tidak melakukan itu. Wawancaranya pasca-laga Leeds itu isinya hanya ‘aku, aku, aku’,” tambahnya.

Carragher bahkan menyerang rekor internasional Salah dengan kalimat menohok: “Anda bukan bintang besar sebelum datang ke Liverpool, dan Anda juga belum memenangkan banyak hal untuk Mesir.”

Dicoret Lawan Inter Milan

Buntut dari kisruh ini berdampak langsung pada status Salah di skuad. Meski sempat terlihat berlatih di AXA Training Centre pada Senin pagi, Liverpool mengonfirmasi bahwa Mohamed Salah tidak dibawa dalam rombongan tim yang terbang ke Milan.

Sumber ESPN menyebutkan keputusan untuk meninggalkan Salah di Merseyside diambil melalui konsultasi dengan pelatih Arne Slot dan mendapat dukungan penuh dari sang manajer. 

Dengan demikian, Liverpool akan menghadapi Inter Milan di San Siro tanpa pencetak gol terbanyak mereka, di tengah performa Salah yang memang sedang menurun musim ini (hanya 4 gol dari 13 laga Premier League).