Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohamad Boroujerdi, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, saat menerima warga yang datang menyampaikan simpati di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). (Foto: Inilah.com/Syahidan).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kediaman Duta Besar Mohamad Boroujerdi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dipenuhi ratusan warga pada Kamis (5/3) sore. Mereka datang untuk mengikuti doa bersama sekaligus menyampaikan simpati atas peristiwa yang terjadi di Iran.
Berdasarkan pantauan Inilah.com di lokasi, para warga bergiliran memanjatkan doa atas insiden yang menimpa Iran, termasuk atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Selain itu, mereka juga membubuhkan tanda tangan dalam petisi sebagai bentuk dukungan dan belasungkawa, sekaligus mengecam tindakan Amerika Serikat dan Israel.
Salah satu peserta, Alim (45), menyatakan keprihatinannya terhadap situasi tersebut. Ia mengaku mengetahui agenda doa bersama itu melalui unggahan di media sosial. Ia pun memilih datang bersama istrinya.

“Saya datang untuk berdoa terhadap rakyat Iran. Orang-orang tidak berdosa yang menjadi korban,” kata Alim.
Dalam kesempatan yang sama, Boroujerdi menyampaikan bahwa negaranya tengah diliputi duka mendalam setelah kehilangan sosok Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Ia juga mengapresiasi kehadiran masyarakat yang datang untuk menyampaikan doa dan simpati.
Menurutnya, berbagai pesan solidaritas turut mengalir dari sejumlah tokoh di Indonesia.
“Hari ini kita sedang berduka terhadap kehilangan seorang Pemimpin Agung yang tidak pernah kompromi dengan pihak musuh, yang selalu melawan berbagai hegemoni kekerasan dan genosida, yang melawan pembunuhan di mana pun itu berada,” kata Boroujerdi.









