Prabowo Hadap-hadapan dengan Kayu Gelondongan, Tegaskan Pentingnya Jaga Hutan

Nebby Medium.jpeg

Jumat, 12 Desember 2025 – 22:36 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung potongan kayu gelondongan yang terbawa banjir hingga ke permukiman warga di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto).

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung potongan kayu gelondongan yang terbawa banjir hingga ke permukiman warga di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). (Foto: Antara/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Joko Widodo Prabowo Subianto meninjau langsung titik lokasi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025), termasuk tumpukan kayu gelondongan yang terbawa arus hingga masuk ke permukiman penduduk. Kayu-kayu berukuran besar itu berserakan di bawah jembatan dan disebut telah menyapu sejumlah rumah warga.

Ketika menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, Presiden sempat menghentikan perjalanan untuk melihat lebih dekat kondisi kayu, puing bangunan dan barang rumah tangga yang terseret banjir. Ia didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Setelah meninjau sisa material banjir di sekitar jembatan, Prabowo melanjutkan kegiatan dengan melihat kondisi tenda pengungsian dan posko kesehatan. Di posko layanan medis, Presiden menanyakan kondisi warga yang tengah mendapat perawatan, sekaligus berdialog dengan tenaga kesehatan di lokasi.

Di hadapan para penyintas, Prabowo menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas yang merusak hutan. Ia menilai praktik penebangan yang tidak terkendali turut memperburuk risiko bencana.

“Kita harus jaga lingkungan kita, alam kita harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemda semua lebih waspada, lebih awasi,” kata Prabowo saat berbicara dengan warga.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, serta Polri yang telah bekerja dalam penanganan darurat. Ia memastikan pemerintah pusat akan mempercepat proses pemulihan di Aceh Tamiang.

“Saya lihat keadaan, Insya Allah bersama-sama pemerintah akan turun membantu semuanya. Saya minta maaf kalau masih ada yang belum (terbantu). Kita sedang bekerja keras,” ujar Kepala Negara.

Topik
Komentar