Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam kegiatan halal bihalal bersama media di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Mendapatkan kesempatan belajar di negara maju adalah sebuah privilese yang tidak dimiliki banyak orang. Menyadari hal tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengingatkan para alumni universitas Amerika Serikat (AS) asal Indonesia tentang satu hal fundamental: tanggung jawab moral untuk mengabdi pada kemanusiaan dan bangsa.
Pesan bernada reflektif ini disampaikan Stella saat menghadiri acara reuni agung Alumni United States of America di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Di hadapan ratusan cendekiawan, ia menegaskan bahwa gelar dan pengalaman dari luar negeri harus dikonversi menjadi kontribusi nyata.
“Kalian memiliki tanggung jawab atas kesempatan yang telah kalian raih di Amerika Serikat. Bawalah kembali manfaatnya bagi negara dan bangsa ini, di mana pun kalian berada, baik di sini maupun di negara lain,” tutur Stella.
Penyebar Inklusivitas dan Nilai Pendidikan Universal
Lebih dari sekadar menyumbang keahlian teknis, Wamen Stella memandang para alumni sebagai agen perubahan. Ia berharap mereka menjadi corong untuk menyebarkan nilai-nilai pendidikan yang membebaskan (liberal) dan inklusif kepada masyarakat Indonesia secara luas.
Menurutnya, hakikat ilmu pengetahuan tidak boleh eksklusif hanya untuk kalangan tertentu. “Pencarian ilmu pengetahuan dapat dilakukan oleh siapa saja dan seharusnya dilakukan oleh semua orang demi kebaikan umat manusia,” tegas ilmuwan lulusan Harvard dan Northwestern University tersebut.
Stella juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para alumni yang selama ini telah bekerja keras membawa pengalaman positif untuk kemajuan masyarakat Indonesia.
Perkuat Kemitraan Strategis RI-AS
Dalam dimensi yang lebih makro, acara yang dihadiri lebih dari 600 alumni serta peserta program pertukaran yang didanai pemerintah dan militer AS ini menjadi bukti kuatnya kemitraan strategis kedua negara. Kegiatan ini sekaligus dihelat dalam rangka menyambut perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Stella menekankan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menaruh komitmen tinggi pada penguatan kerja sama pendidikan internasional. Salah satu wujud konkretnya adalah melalui program unggulan Government High School di bawah payung Kemdiktisaintek.
“Untuk mendukung itu, kami bermitra dengan kedutaan serta para alumni guna menciptakan lebih banyak peluang dalam menghadirkan kembali talenta-talenta terbaik dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia,” pungkas Stella.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













